NURDIN Minta Maaf di Ruang Penyidik Polisi. Dia Pasrah dan Anggap Penjara sebagai Pesantren

Ia dilaporkan ke pihak kepolisian karena menipu korbannya bernama Adrian (25) untuk bekerja sebagai honorer.

NURDIN Minta Maaf di Ruang Penyidik Polisi. Dia Pasrah dan Anggap Penjara sebagai Pesantren
tribun batam
Nurdin Siregar (paling kiri), pelaku penipuan yang menjanjikan korbannya bekerja sebagai honorer di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam menjalani pemeriksaan perdana di Unit II Polresta Barelang, Selasa (6/2/2018). 

Ia pun mengaku pasrah dengan perbuatannya. Dia juga mengaku siap dihukum karena untuk mengganti uang yang sudah diterimanya tidak sanggup.

"Dia sudah minta maaf sama saya. Tetapi dia bilang kalau tidak bisa bayar uang itu karena uangnya sudah habis. Sementara SK sebagai pegawai juga sudah ia gadaikan untuk menutupi hutang yang lain," sebut Deli yang ditemui Tribun Batam di Polresta Barelang.

Baca: INI 4 Penerbangan dari Singapura yang Ditunda Keberangkatannya, Termasuk ke Jakarta dan Bandung

Baca: BEREDAR Video Detik-Detik Pesawat Korsel Terbakar di Changi Singapura. Begini Kondisi Pilotnya

Kepada Deli, Nurdin mengatakan kalau ini sudah menjadi jalan hidupnya.

"Dia bilang kalau dia dipenjara sudah takdirnya. Anggap saja ini di pesantren," sambung Deli.

Sejauh ini, status Nurdin masih sebagai saksi. Belum ada penetapan Nurdin sebagai tersangka karena masih pemeriksaan awal.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Arwin A Wientama mengatakan baru hari ini Nurdin diperiksa penyidkk.

"Baru hari ini dia di periksa oleh penyidkk," tegasnya. (*)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved