Aneh. Warga Penerima Bantuan Pangan Non Tunai Ini Dinyatakan Pulang Kampung. Padahal Tidak

Sri, mengatakan dirinya sudah terdaftar sebagai penerima bantuan raskin dari pemerintah sejak 2009, dan data itu sudah beberapa kali diperbaharui

Aneh. Warga Penerima Bantuan Pangan Non Tunai Ini Dinyatakan Pulang Kampung. Padahal Tidak
Kartu Keluarga Sejahtera 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sebanyak 38 keluarga di RW 12 perumahan Marina Grand Tanjunguncang, Penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), yang sudah pernah terdaftar dinyatakan pindah alamat alias pulang Kampung, padahal keluarga itu tidak pernah pulang kampung.

Yang paling membingungkan keluarga tersebut mereka tidak pernah dikunjungi tim survei. Tetapi mereka dinyatakan pulang kampung.

"Yang herannya, kita mengetahui dinyatakan pulang kampung saat datang ke Bank BRI tempat pengambilan bantuan uang, berupa slip yang akan ditukar dengan beras, minyak dan gula di RPK (Rumah Pangan Kita) yang ditunjuk Kementerian sosial," kata Sriumiatun, warga Perumahan Marina Grand,Rabu (7/2/2018).

Baca: Oknum Pegawai Dishub Kota Batam Ditetapkan Sebagai Tersangka. Ini Penjelasan Polisi

Baca: Harga Beras di Batam Lebih Tinggi dari Harga yang Ditetapkan Pemerintah. Ini Kata Disperindag

Baca: KPU Provinsi Kepri Buka Pendaftaran Calon Anggota Periode 2018-2023. Lihat Syaratnya di Sini

Sri, mengatakan dirinya sudah terdaftar sebagai penerima bantuan raskin dari pemerintah sejak 2009, dan data itu sudah beberapa kali diperbaharui.

"Datanya pernah diubah tahun 2011, dan tahun 2015 lalu. Saya tetap terdaftar, karena kondisi ekonomi kami,"kata Sri.

Namun yang membuat dirinya heran, di akhir tahun 2017 lalu, saat datang ke Bank BRI dirinya dinyatakan sudah pindah alamat alias pulang kampung.

"Ini yang saya bingungkan, kok saya dibilang pulang kampung padahal saya tidak pernah pulang kampung,"kata Sri.

Di tempat terpisah Leo, Ketua Rw 12 Perumahan Marina Grand Tanjunguncang mengatakan di Rw yang dipimpinnya ada sekitar 38 Kk yang melapor ke Rw yang dulunya penerima BPNT, dinyatakan pindah alamat alias pulang kampung.

"Saya sudah pertanyakan hal tersebut kepada ketua Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Batuaji, tetapi tidak ada jawaban pasti,"kata Leo.(*)

* Baca berita terkait di Harian TRIBUN BATAM edisi Kamis, 8 Februari 2018

Penulis: Ian Pertanian
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help