Pilkada Tanjungpinang 2018

Hari H Coblosan Pilwako, Habis Masa Jabatan Ketua KPU Tanjungpinang! Jadi?

Akhir Masa Jabatan Komisioner KPU Tanjungpinang jatuh 27 Juni 2018 bersamaan dengan hari H Pemilihan Walikota

Hari H Coblosan Pilwako, Habis Masa Jabatan Ketua KPU Tanjungpinang! Jadi?
TRIBUNBATAM/MIKHWAN
Ilustrasi. Penandatanganan berita acara dana hibah dari Pemko ke KPU Tanjungpinang, Senin (31/7/2017) 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG-Akhir Masa Jabatan (AMJ) Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang saat ini jatuh pada 27 Juni 2018. Pada tanggal tersebut juga merupakan hari H Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang.

Baca: Kecil-kecil Sudah Jadi Bos Montir Sepeda Terkenal di Bintan! Dipa Belajar Otodidak!

Baca: Kenal di Facebook, Ngeri Anak SMP di Pinang Ini Dicabuli Teman FB-nya! Begini Pengakuan Pelakunya!

Baca: Heboh! Beredar Video Dosen Paksa Cium Mahasiswinya Sampai Nangis! Terakhir Coba Suap Korban!

Baca: Inilah 10 Negara Dengan Pasukan Militer Terkuat di Dunia! Nomor 7 Paling Mengejutkan!

Baca: Inilah Kisah Cinta Soeharto di Masa Muda! Terungkap Beginilah Caranya Menaksir Ibu Tien!

Hal ini dibenarkan oleh Ketua KPU Kota Tanjungpinang Rooby Patria. Oleh karena itu, bila ini tidak diselesaikan, maka tentu akan menimbulkan polemik.

Menurut Robby AMJ komisioner saat ini, jatuh pada 27 Juni 2018. Tanggal tersebut memang bertepatan pada hari H Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tanjungpinang 2018. Namun dia menyerahkan sepenuhnya masalah tersebut ke KPU RI. Karena memang menjadi kewenangan KPU RI.

"Apakah di perpanjang, atau dilakukan seleksi pemilihan lagi itu, jadi kewenangan KPU RI. Tapi dalam undang-undang Pemilu tak ada kata diperpanjang. Namun nanti mungkin KPU RI punya kebijakan sendiri. Jadi kita tunggu keputusan KPU RI," katanya, Rabu (7/2).

Dia juga mengatakan, berdasarkan undang-undang Pemilu yang baru, nantinya komisioner KPU Kota Tanjungpinang menjadi tiga komisioner. Tidak lima orang lagi seperti saat ini. Ketentuan jumlah komisioner tersebut dihitung berdasarkan jumlah penduduk. "Kalau tiga orang komisioner, tentu komisioner harus bekerja lebih ekstra lagi," katanya.

Meskipun sampai saat ini belum ada kepastian apakah diperpanjang atau dilakukan seleksi ulang, menurutnya, semua Komisioner KPU Tanjungpinang saat ini tidak terlalu memilirkan hal tersebut. Mereka tetap fokus bekerja maksimal sampai AMJ. "Kita tetap bekerja sesuai dengan tugas masing-masing," katanya. (*)

Penulis: M Ikhwan
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help