Inilah Bahaya Yang Mengintai Pemilik Mata Uang Virtual! Bagaimana Bitcoin di Batam?

Mata uang tersebut dinilai berisiko tinggi karena tidak memiliki regulator atau administrator yang bertanggung jawab

Inilah Bahaya Yang Mengintai Pemilik Mata Uang Virtual! Bagaimana Bitcoin di Batam?
http://bitcoinboard.net/
Bitcoin 

TRIBUNBATAM.ID, JAKARTA - Beberapa waktu lalu, Pemerintah Indonesia mengumumkan larangan keras penggunaan mata uang virtual (cryptocurrency) seperti bitcoin sebagai alat transaksi dan pembayaran di Indonesia.

Mata uang tersebut dinilai berisiko tinggi karena tidak memiliki regulator atau administrator yang bertanggung jawab atas pergerakan mata uang serta underlying asset yang menjadi dasar penilaian.

Baca: Mengejutkan! Veronica Tan Sudah Setahun Tak Jenguk Ahok dan Tak Ada Komunikasi

Baca: Heboh! Pernikahan Anak Pengusaha Tambang! Pesta 10 Hari 10 Malam, Sewa Belasan Artis Tenar!

Baca: Ngeri! Inilah 7 Fakta Mengerikan Pembunuhan Sadis Penjaga Rental Playstation! Nomor 6 Horor!

Baca: Lagi Panas! Fadli Zon-Menteri Susi Perang Kata-kata di Medsos! Mengejutkan Pemicunya!

Selain itu, Pemerintah juga mewaspadai mata uang virtual ini dimanfaatkan sebagai instrumen pencucian uang dan pendanaan terorisme.

Kiprah awal mata uang virtual dimulai pada tahun 2008 yang merupakan hasil penelitian dari seseorang ataupun sebuah kelompok dengan nama samaran Satoshi Nakamoto.

Mata uang virtual ini menggunakan sebuah database yang didistribusikan dan menyebar ke node-node dari sebuah jaringan peer-to-peer ke jurnal transaksi, dan menggunakan kriptografi untuk menyediakan fungsi-fungsi keamanan dasar, seperti memastikan bahwa bitcoin hanya dapat dihabiskan oleh pemiliknya, dan tidak diperbolehkan untuk dilakukan lebih dari satu kali.

Desain dari bitcoin juga memperbolehkan untuk kepemilikan tanpa identitas (anonymous) dan pemindahan kekayaan. Bitcoin dapat disimpan di komputer pribadi dalam sebuah format file wallet atau di simpan oleh sebuah servis wallet pihak ketiga, dan terlepas dari pihak ketiga.

Halaman
123
Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved