Mellennial

Romantisnya Main Musik dari Petikan Gitar Klasik. Simak Triknya di Sini

Musik klasik memiliki peminat tersendiri yang menyukai alunan yang lembut dan menghanyutkan.

Romantisnya Main Musik dari Petikan Gitar Klasik. Simak Triknya di Sini
TRIBUNBATAM/MONA ANDRIANI

BICARA soal musik memang tak ada habisnya. Banyaknya aliran dan jenis yang ada, membuat musik memiliki penikmatnya masing-masing.

Musik klasik misalnya. Musik ini memiliki peminat tersendiri yang menyukai alunan yang lembut dan menghanyutkan. Termasuk musik dengan petikan gitar klasik. Meski sama-sama menggunakan gitar, namun musik klasik yang satu ini tak bisa disamakan dengan akustik lho guys! Karena keduanya jelas berbeda.

Randi Perdana Arman, peraih juara best gitar se-Kepri tahun 2012 dan 2015 mengatakan, musik akustik akan terasa feel-nya jika dimainkan dalam satu grup.

Ada yang main instrumen di gitar, perkusi atau drum, bass, hingga vokalisnya. Sedangkan musik klasik hanya cukup menggunakan gitar klasik, feel dari sebuah musik sudah bisa didapatkan.

Musik klasik sebenarnya sudah lama ada dan berkembang di Eropa. Karena itulah sering disebut dengan musik klasik barat. Berbeda dengan instrumen musik lainnya, musik klasik disebut sebagai skill paling tinggi dari semua musik. Tidak heran jika musik klasik banyak peminatnya.

"Main instrumen musik klasik pakai gitar itu susah, suka sama musik klasik tapi untuk memainkannya belum mampu. Jadi baru jadi pendengar saja. Paling akustikan bisa," kata Tary Andini, Guru private Bahasa Inggris kepada Tribun.

Semua alat musik bisa dijadikan instrumen, namun gitar klasik dengan menggunakan senar nylon akan mengeluarkan nada lebih lembut dan halus. Dan kalau kamu memainkan instrumen musik klasik dengan senar akustik, maka terdengar berbeda saat menggunakan senar untuk bermain akustik.

Dan yang membedakan musik klasik lainnya itu adalah penggunaan jari-jari saat memetik tali senarnya. Dan yang harus kamu tahu juga guys, kalau bermain musik klasik itu menggunakan sepuluh jari. Lima jari metik senar, dan lima jari memainkan kuncinya.

"Kalau main musik klasik itu otak kanan dan otak kiri itu harus main. Dan harus banyak latihan juga, tidak harus les, otodidak juga bisa, saya juga belajar musik klasik otodidak saja," ujar Randi.

Tidak hanya gitar listrik tetapi pada gitar klasik, kamu juga bisa mengeluarkan efek-efek suara seperti menggunakan gitar listrik. Dan ada alat di dalam gitar listrik yang digunakan untuk mengeluarkan suara gitar lebih besar, yaitu dengan menambahkan preAmp atau speaker listrik yang sudah terpasang langsung dengan mic.

"Kalau mau pasang speaker listrik itu kira-kira Rp500 ribu. Untuk menambahkan efek suara gitar budgetnya sekitar Rp1 juta sampai Rp7 juta," ungkap Randi.

Efek suara gitar klasik yang biasa digunakan, mulai efek auto wah, mengeluarkan suara wah-wah, distori agar suaranya keras seperti musik rock, efek delay mengeluarkan suara double yang datang dua kali, dan echo agar memberikan efek suara gema.

Itulah sekilas mengenai musik klasik, jadi berbicara soal musik bukan hanya enak didengar tetapi juga memiliki rasa tersendiri bagi penikmatnya. Dari musik klasik, kamu akan bisa berkarya lebih dalam tentang musik, dan sedikit banyak mengetahui apa yang dimaksud dengan musik klasik. (*)

Tips Mudah Belajar Musik Klasik
1. Minimal miliki gitar klasik dengan senar nylon. Dan pandai dalam bermain gitar
2. Latihan fingering setiap hari, agar jari lebih lancar saat main musik klasik
3. Belajar lagu instrumen klasik sederhana. Bisa diawali dengan memainkan lagu ost autumn in my heart
4. Sering-sering mendengarkan instrumen musik klasik. (*)

Tags
musik
gitar
Penulis: Andriani Mona
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help