KPK Beberkan '1001' Cara Fredrich Yunadi Lindungi Setya Novanto, Termasuk Merekayasa Sakitnya

Tim JPU KPK mendakwa Fredrich Yunadi telah sengaja merintangi atau mengalang-halangi penyidikan kasus dugaan korupsi e-KTP tersangka Setya Novanto.

KPK Beberkan '1001' Cara Fredrich Yunadi Lindungi Setya Novanto, Termasuk Merekayasa Sakitnya
KOMPAS.com/AMBARANIE NADIA
Advokat Fredrich Yunadi ditahan KPK usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dugaan menghalangi dan merintangi penyidikan kasus e-KTP di gedung KPK, Jakarta, Sabtu (13/1/2018) 

TRIBUNBATAM,  JAKARTA - Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan sejumlah cara yang diduga dilakukan pengacara Fredrich Yunadi saat menyelamatkan kliennya Setya Novanto selaku Ketua DPR RI dari pemeriksaan KPK pada 16 November 2017 lalu.

Hal itu disampaikan tim JPU KPK saat membacakan surat dakwaan Fredrich Yunadi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Kamis (8/2/2018).

Tim JPU KPK mendakwa Fredrich Yunadi bersama dokter Bimanesh Sutarjo telah sengaja merintangi atau mengalang-halangi penyidikan kasus dugaan korupsi KTP elektronik (e-KTP) tersangka Setya Novanto yang tengah dilakukan oleh KPK.

Dokter Bimanesh sendiri masih disidik di KPK dan segera menyusul Fredrich untuk diadili.

Jaksa Fitroh Rohcahyanto mengatakan, perbuatan merintangi penyidikan yang dilakukan oleh Fredrich yakni, merekayasa agar Setya Novanto dirawat inap di RS Medika Permata Hijau Jakarta.

Tujuannya agar Novanto selaku tersangka kasus e-KTP dapat menghindari pemeriksaan penyidikan KPK.

Jaksa Fitroh memaparkan sejumlah cara yang dilakukan oleh Fredrich untuk memuluskan tujuannya itu.

Baca: Didandani bak Pengantin, Falmata Kemudian Dijadikan Pengebom Bunuh Diri

Baca: YA AMPUN Baru Ketahuan dan Bikin Geger, Ratu Kecantikan Dunia Maya Ini Ternyata Bukan Perempuan

Mulanya, pada 31 Oktober 2017, pimpinan KPK mengeluarkan surat perintah penyidikan (sprindik) diikuti penetapan tersangka kepada Setya Novanto dalam kasus dugaan korupsi pengadaan paket e-KTP Tahun 2011-2012 pada Kementerian Dalam Negeri.

Halaman
1234
Editor: Sri Murni
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help