Didemo Mahasiswa Terkait Korupsi Kampus, Rektor Umrah Tak Mau Minta Maaf. Ini Alasannya

Mereka menuntut agar Rektor Universitas Maritim Raja Ali (Umrah) Tanjungpinang Profesor Syafsir Akhlus minta maaf kepada masyarakat Kepri

Didemo Mahasiswa Terkait Korupsi Kampus, Rektor Umrah Tak Mau Minta Maaf. Ini Alasannya
Rektor Universitas Maritim Raja Ali (Umrah) Tanjungpinang Profesor Syafsir Akhlus saat menemui para mahasiswa yang menggelar demonstrasi terkait kasus korupsi yang membelit kampus tersebut. 

Laporan Thomm Limahekin

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Banyaknya kasus korupsi di kampus Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah) Tanjungpinang, membuat ratusan mahasiswa menggelar uuk rasa.

Mereka menuntut agar Rektor Universitas Maritim Raja Ali (Umrah) Tanjungpinang Profesor Syafsir Akhlus minta maaf kepada masyarakat Kepri.

Namun, Syafsir belum mau meminta maaf.

Dia tetap bergeming atas desakan ratusan mahasiswa yang menggelar aksi unjuk rasa di kampus Umrah di Pulau Dompak Tanjungpinang, Senin (12/2/2018).

Baca: Pembunuhan Sadis! Ibu dan Dua Anak Tewas Berpelukan, Suami Kritis dengan Luka Bacok

Baca: EDAN! Mau Nikah, Pria Pinang Ini Masih Cabuli Bocah 10 Tahun. Bergantian dengan Kawan

Baca: Sekuriti Hendak Padamkan Pembakaran Ban yang Disulut Mahasiswa Umrah, Rektor: Biarkan Saja!

"Jika sudah ada ketetapan hukum tetap, ternyata bahwa memang diputuskan ada korupsi, siapa yang salah, baru saya akan minta maaf. Tetapi saya bukan meminta maaf kepada penduduk Kepri melainkan rakyat Indonesia. Karena, Umrah bukan milik Kepri melainkan Indonesia," tegas Akhlus kepada awak media.

Akhlus menilai tudingan mahasiswa kepada dirinya tidak tepat dan berdasar.

Halaman
12
Penulis: Thom Limahekin
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved