CUACA KEPRI HARI INI

Angin Kencang Landa Batam 3 Hari ke Depan. Pengendara Motor Wajib Hati-Hati Lewat Daerah Ini

"Memang angin sedang kencang, kita setiap hari buat warning untuk kecepatan angin yang cukup kuat di wilayah Kepri," kata Nizam

Angin Kencang Landa Batam 3 Hari ke Depan. Pengendara Motor Wajib Hati-Hati Lewat Daerah Ini
Ilustrasi angin kencang 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kondisi kecepatan angin yang meningkat dalam beberapa hari belakangan cukup mempengaruhi aktivitas masyarakat Kepri.

Khusus untuk wilayah Batam, angin kencang bisa mencapai 40 km per jam membuat pengendara sepeda motor diimbau hati-hati ketika melintas melewati enam jembatan di wilayah Relang (Rempang dan Galang).

Prakirawan Stasiun Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Klas I Hang Nadim Batam, Nizam Mawardi mengatakan normalnya kondisi kecepatan angin berada di kisaran 20-30 km per jam. Kondisi ini sendiri diperkirakan akan berlangsung hingga tiga hari ke depan.

Baca: Kebijakan Bantuan Uang Duka Pemkab Bintan Lanjut 2018. Berapa Besarannya?

Baca: Ikan Mahal dan Paling Dicari Saat Imlek Ini, Kini Langka. Nelayan Batam pun Menggeluh

Baca: Maksud Hati Mau Bantu Joshua dari Amuk Ayahnya, 2 Warga Galang Ini Diamankan Polisi. Ini Sebabnya

"Memang angin sedang kencang, kita setiap hari buat warning untuk kecepatan angin yang cukup kuat di wilayah Kepri," kata Nizam.

Untuk transportasi laut sendiri, Nizam mengatakan BMKG juga terus memberikan update tentang kondisi gelombang yang sudah mengalami peningkatan sejak Desember lalu.

Masyarakat khususnya di daerah Kabupaten Natuna dan Anambas menjadi daerah yang paling terkena imbas kondisi ini.

Batam sendiri, kondisi kecepatan angin ekstrim yang pernah terjadi berada di angka 50-60 km per jam.

"Ini belum termasuk yang terkencang, tapi tetap waspada karena juga membahayakan," katanya.

Sementara itu, Rahul (40), warga Pulau Air Lingka yang setiap hari melintasi empat jembatan Barelang mengaku cukup dipersulit karena meningkatnya kecepatan angin.

Ia yang biasa melintas dengan sepeda motornya, terpaksa harus lebih memperlambat ketika melewati jembatan.

Dia mengatakan, kondisi angin kencang ini lebih tinggi dibanding musim utara pada tahun-tahun sebelumnya, tidak sampai mengganggu kelancaran transportasi darat ketika ia membawa barang-barang ke Batam.

"Kalau kita bawa motor kencang bisa jatuh, kena angin saja goyang, apalagi lewat jembatan satu Barelang," katanya.(bur)

Tags
BMKG
angin
Penulis: Zabur Anjasfianto
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved