Motion

Gemar Koleksi Kartu Pos dari Seluruh Dunia? Cobalah Gabung Komunitas Ini

Komunitas ini merupakan wadah bagi para pecinta surat-menyurat, terutama yang dikirimkan melalui kartu pos.

Gemar Koleksi Kartu Pos dari Seluruh Dunia? Cobalah Gabung Komunitas Ini
ISTIMEWA

Dikatakan, sebelum banyak yang mengirimkan kartu pos, biasanya yang sering mengirimkan kartu pos itu para turis luar negeri yang sedang liburan di Indonesia. Meski hanya untuk mengirim dan menerima kartu pos, diakuinya banyak juga anggota KPI yang mengoleksi perangko.

Seperti halnya Ucy, dia juga mengoleksi perangko, saat ini jumlahnya sudah lebih dari 1.000 perangko, baik dari dalam dan luar negeri. Tak hanya itu, Ucy juga mengoleksi uang koin dan uang kertas.

Untuk perangko, dia sudah mengumpulkannya lebih kurang selama 17 tahun. Ucy sudah mengumpulkan perangko sejak masih duduk di bangku SMA. Kala itu umurnya sekitar 15 tahun.

“Saya pertama koleksi perangko. Tahu perangko dari tante yang juga koleksi perangko. Setelah lihat album perangko nya, saya tertarik juga untuk ngumpulinnya," kata Ucy.

Dari situ, dia mencoba mencari informasi terkait perangko di kantor pos. Kebetulan saat itu kantor pos menerbitkan majalah sahabat pena. Dari situlah dia mulai berburu perangko.

"Saya suka perangko karena unik. Dari perangko kita bisa mengetahui tentang fauna, flora, budaya, dan lainnya dari seluruh daerah di Indonesia, dan juga dari luar negeri," ujarnya. (*)

Pengiriman Butuh Waktu Berbulan-bulan

AINA juga termasuk orang yang hobi mengumpulkan kartu pos. Sejak masih duduk di bangku SMP, dia sudah suka menulis surat dan punya banyak sahabat pena.

"Dapat sahabat pena dari luar negeri itu, memang mimpi saya dari kecil. Makanya pas dikenalin teman dengan postcrossing, langsung tertarik. Saya bisa dapat postcard dan teman dari luar negeri," kata Aina.

Sejak di bangku SMP juga, dia mulai mengumpulkan perangko dari surat-surat yang diterimanya dari para sahabat penanya. Apa yang menarik dari kegiatan mengumpulkan kartu pos bagi Aina?

Halaman
1234
Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved