Terungkap! Ini Kejanggalan Pembunuhan Sekeluarga di Tangerang! Pisau Petunjuknya!

Barang bukti yaitu sebuah senjata tajam yang masih diduga digunakan untuk melakukan pembunuhan karena dalam kondisi tersimpan rapi

Terungkap! Ini Kejanggalan Pembunuhan Sekeluarga di Tangerang! Pisau Petunjuknya!
warta kota
Petugas kepolisian mengevakuasi jasad korban pembantaian di Perumahan Taman Kota Permai 2, Blok B6 RT 05/RW 12 Kelurahan Priuk, Kecamatan Priuk, Kota Tangerang pada Senin (12/2/2018) 

Motif perampokan dibalik peristiwa sadis itu juga tidak ditemukan.

Sebab, aparat kepolisian tidak menemukan adanya barang pribadi milik korban yang hilang.

“Semua barang lengkap tidak ada yang hilang, kemarin kami mencari ponsel dan pagi tadi ternyata ditemukan empat buah ponse yang dibungkusa rapi jadi satu. Semoga alat komunikasi itu bisa melacak pembunuhnya,” tegas Harry Kurniawan.

Melihat serangkaian temuan tersebut, muncul spekulasi bahwa pelaku pembunuhan sadis itu adalah Muktar Efendi sebagai suami dari Emma.

Diketahui, Effendi adalah suami dari Emma (40) sekaligus ayah dari dua puterinya, Nova (19) dan Tiara (11).

Fendi dinyatakan dalam keadaan kritis, sementara Emma, Nova dan Tiara tergeletak bersimbah darah tak bernyawa.

Namun, aparat kepolisian pun tidak ingin menduga-duga. Pihaknya tetap akan merujuk pada alat bukti yang ditemukan di tempat kejadian perkara.

"Ya kalau Polri tidak menduga-duga. Semua keterangan fakta kita kumpulkan untuk cepat ungkap siapa pelakunya," ujarnya.

Untuk itu, pihaknya terus melakukan pendalaman, salah satunya dengan memeriksa tujuh saksi, yang merupakan tetangga korban, mengaku sempat mendengar pertengkaran hebat di dalam rumah, sebelum pembunuhan terjadi.

Suasana di depan rumah satu keluarga tewas yang diduga menjadi korban pembunuhan di Perum Taman Kota Permai 2, Blok B6 RT 05 / RW 12 Kelurahan Priuk, Kecamatan Priuk, Kota Tangerang, Senin (12/2/2018).
Suasana di depan rumah satu keluarga tewas yang diduga menjadi korban pembunuhan di Perum Taman Kota Permai 2, Blok B6 RT 05 / RW 12 Kelurahan Priuk, Kecamatan Priuk, Kota Tangerang, Senin (12/2/2018). (Wartakota/Andika Panduwinata)

"Saksi ada tujuh orang warga sudah kita mintai keterangan. Karena saksinya tidak hanya yang mendengarkan ribut, ada juga yang masuk bersama-sama. Ada juga yang di sebelahnya tidakk masuk, tapi mendengar di dalam ada keributan. Banyak saksi," ucap Herry.

Halaman
123
Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved