Dua Ular Piton Besar Sedang Kawin Dibunuh, Dagingnya Cukup untuk Makan Warga Beberapa Hari

Seekor ular piton betina berukuran 6 meter yang sedang kawin dengan seekor ular jantan, dibunuh.

Daily Mail
Warga sebuah desa di Serawak, Malaysia mengangkut seekor ular piton berukuran enam meter yang sudah mati untuk disantap. 

TRIBUNBATAM.ID, KUALA LUMPUR — Seekor ular piton betina berukuran 6 meter yang sedang kawin dengan seekor ular jantan, dibunuh.

Kemudian, kedua ular tersebut dimasak oleh penduduk sebuah desa di Serawak, Malaysia.

Warga desa yang terletak tak jauh dari kota Bintulu itu awalnya menemukan kedua ular tersebut di dalam sebuah batang pohon yang sudah tumbang.

Awalnya, mereka mendengar suara aneh dari batang pohon yang sudah lama mengering itu.

Lalu, dengan menggunakan gergaji mesin, mereka membelah batang pohon tersebut.

Mereka sangat terkejut saat melihat dua ekor ular ada di dalam batang pohon tua itu.

Beberapa orang kemudian menyeret ular besar itu sebelum ditembak dan diangkut ke sebuah truk.

Baca: Pertarungan King Kobra vs Ular Piton Ini Berakhir Mengenaskan

Baca: SERUNYA Wanita Ini Mandikan Piton Si Bokong Besar di Buthtub. Sempat Mendesis Lalu Jatuhkan Diri

Baca: 7 Kasus Ular Piton Tahun 2017. Satu di Antaranya Makan Manusia di Mamuju Sulawesi Barat

Tinsung Ujang (60), pria yang menemukan kedua ular itu, mengatakan, daging hewan melata itu cukup untuk memberi makan warga desa hingga beberapa hari ke depan.

"Saya melihat ke dalam lubang di kayu itu dan terkejut melihat seekor ular betina sedang kawin dengan ular jantan yang ukurannya lebih kecil," kata Ujang.

"Kami harus membelah batang pohon itu untuk mengeluarkan hewan tersebut. Ternyata mengeluarkan mereka amat sulit karena ukurannya besar," lanjut Ujang.

Warga sebuah desa di Serawak, Malaysia mengangkut seekor ular piton berukuran enam meter yang sudah mati untuk disantap.
Warga sebuah desa di Serawak, Malaysia mengangkut seekor ular piton berukuran enam meter yang sudah mati untuk disantap. (Daily Mail)

Ujang melanjutkan, saat dia kembali ke desa dengan membawa ular besar itu di truknya, warga menyambutnya dengan penuh kegembiraan.

"Daging ular itu kemudian kami bagi rata untuk semua warga desa dan beberapa pekerja di sekitar desa," tambah Ujang.

Ular piton semacam ini banyak ditemukan di Asia Tenggara dan hewan ini bisa tumbuh hingga panjang dan bobot yang siginifikan.(kompas.com/Ervan Hardoko)

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved