TribunBatam/

Pilkada Tanjungpinang 2018

Pilwako Pinang Lis-Syahrul Bersaing! Nasdem Kepri Netral, Nurdin Bebaskan Kader Dukung Pilihannya!

Saya berada di tengah-tengah. Partai Nasdem juga tidak mendukung siapapun. Terserah kader-kader mau memberikan dukungan kepada siapa

Pilwako Pinang Lis-Syahrul Bersaing! Nasdem Kepri Netral, Nurdin Bebaskan Kader Dukung Pilihannya!
HUMAS PEMPROV KEPRI
Gubernur Kepri H Nurdin Basirun 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG-Berhadapan dengan pemilihan wali kota dan wakil wali kota Tanjungpinang, Gubernur Kepri H Nurdin Basirun lebih memilih berada di tengah-tengah.

Nurdin yang juga menjabat ketua DPW Nasdem Kepri itu memastikan bahwa partai tersebut tidak mendukung calon baik H Lis Darmansyah dan Maya Suryanti maupun H Syahrul dan Rahma.

Baca: Pengakuan Blak-blakan Sumanto, si Manusia Kanibal Ini Bikin Menteri Agama Terdiam!

Baca: Inilah Keistimewaan Mobil Mewah Andalan Prabowo Subianto! Mengejutkan Harga Awal Belinya!

Baca: Terungkap! Siapa Lebih Kaya, Julianto Tio atau Ahok? Bandingkan Foto-foto Penampakan Rumah Mereka!

Baca: Terbongkar! Prostitusi Online Tawarkan Cewek Cantik Asal Bandung! Ini Servis dan Tarif Kencannya!

Baca: Ternyata Inilah 5 Pertanyaan Rahasia yang Dicari Wanita ke Google! Nomor 2 Paling Heboh!

Baca: Inilah Cleopatra, Ratu Cantik Penakluk Kaisar Romawi! Siasat Ranjangnya Mengejutkan!

"Saya berada di tengah-tengah. Partai Nasdem juga tidak mendukung siapapun. Terserah kader-kader mau memberikan dukungan kepada siapa," kata Nurdin kepada Tribun, Kamis (15/2) pagi.

Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang Syahrul-Rahma (kanan) mendapatkan nomor urut 1 dan Lis Darmansyah-Maya Suryanti mendapatkan nomor urut 2. Pencabutan undian nomor pasangan dilakukan, Selasa (13/2/2018).
Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang Syahrul-Rahma (kanan) mendapatkan nomor urut 1 dan Lis Darmansyah-Maya Suryanti mendapatkan nomor urut 2. Pencabutan undian nomor pasangan dilakukan, Selasa (13/2/2018). (tribun batam)

Gubernur Kepri itu kemudian mengungkapkan alasan dirinya tidak mendukung satu pasangan calon. Dia mengaku baik Lis maupun Syahrul, keduanya sama-sama dianggap adiknya sendiri.

"Saya juga tentu tidak akan terima kalau diminta sebagai juru kampanye. Masa saya sebagai kepala daerah menjadi juru kampanye," tegas mantan bupati Karimun itu. (*)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help