OTT di Pelabuhan Sekupang Batam

SOAL OTT 2 Anggota Ditpam, Ketua DPRD Kota Batam Minta Ini kepada Seluruh Instansi Publik

Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto menyayangkan masih adanya praktik pungutan liar (Pungli).

SOAL OTT 2 Anggota Ditpam, Ketua DPRD Kota Batam Minta Ini kepada Seluruh Instansi Publik
TRIBUNBATAM/EFFENDY WARDOYO
Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto 

TRIBUNBATAM.ID, BATAM- Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto menyayangkan masih adanya praktik pungutan liar (Pungli).

Komentar ini dilontarkannya menanggapi dua anggota Direktorat Pengamanan (Ditpam) BP Batam yang terciduk saat operasi tangkap tangan (OTT) oleh tim Saber Pungli Polresta Barelang di Pelabuhan Sekupang, Rabu (14/2/2018) lalu.

"Stop pungli," kata Nuryanto, Jumat (16/2/2018).

Imbauan itu dia tujukan tidak hanya untuk bagian Ditpam BP Batam, melainkan semua instansi yang berhubungan dengan pelayanan kepada masyarakat.

"Kami mengimbau semua pihak, pejabat, lembaga, instansi untuk memberikan pelayanan terbaik," ujarnya.

Baca: Dua Anggota Ditpam yang Kena OTT Kemarin Langsung Jadi Tersangka. Ini Besaran Pungli yang Dilakukan

Baca: Sepeda Motor Dua Anggota Ditpam yang Terjaring OTT Tim Saber Pungli Masih Terparkir

Baca: 2 Oknum Ditpam yang Terciduk OTT tak Ditahan, Hanya Wajib Lapor. Ada Masalah Jumlah Uang Ternyata

Nuryanto melanjutkan, semangat dari memberikan pelayanan terbaik itu, tidak lain dimaksudkan untuk memperbaiki dan memberikan kebaikan Kota Batam sendiri.

"Makanya kami berharap semua pihak bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Jangan ada pungli," kata Nuryanto. (*)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help