JANGAN Sampai Tertipu, Ini 5 Cara Mudah Identifikasi BPKB Asli dan Palsu

Pemalsuan buku kepemilikan kendaraan bermotor ( BPKB) bisa saja terjadi di mana saja.

JANGAN Sampai Tertipu, Ini 5 Cara Mudah Identifikasi BPKB Asli dan Palsu
Kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.ID, JAKARTA- Pemalsuan buku kepemilikan kendaraan bermotor ( BPKB) bisa saja terjadi di mana saja.

Agar terhindar dari kasus itu, Anda wajib tahu bagaimana cara mengecek keaslian Buku yang dikeluarkan atau diterbitkan oleh Satuan Lalu Lintas Polri tersebut.

Korlantas Polri, seperti dikutip dari laman NTMCPolri, Sabtu (17/2/2018) memberikan lima tips cara mendeteksi keaslian BPKB.

Baca: IMLEK, Tak Satupun Keluarga Jenguk Ahok di Penjara. Ternyata 2 Bulan tak Ada yang Mendatanginya

Baca: Anak Raja & Ratu Dangdut Indonesia Sama-sama Terjerat Narkoba, Sungguh Terlalu Jadi Trending Topic

Menurut Kasubdit Ditregident Korlantas Polri, Kombes Pol Priyanto, cukup mudah dan bisa dilakukan seorang diri.

Cara pertama, bisa dilihat dari bahan cover yang digunakan. BPKB asli dibuat mengkilap, sedangkan kalau palsu sedikit buram.

Kedua, hologram di halaman paling depan atau pertama akan berubah warna jadi kuning saat diterawang bila itu BPKB palsu. Apabila asli, warnanya abu-abu.

Ketiga, nomor seri di bawah hologram dimaksudkan untuk membedakan domisili. Namun, untuk detailnya hanya ada di Korlantas dan tidak bisa dipublikasikan.

Keempat, ada pada bagian identitas pemilik kendaraan. BPKB palsu hanya sekedar mengubah data kendaraan saja, sedangkan data pemilik kendaraan tidak diubah.

Buku BPKB dan STNK
Buku BPKB dan STNK (KOMPAS.com/SRI LESTARI)

"Di bagian identitas kendaraan banyak yang dihapus kemudian di print ulang. Ini jelas kelihatan," ucap Priyanto.

Sementara cara kelima atau terakhir, yaitu pada halaman 14 jika BPKB asli terlihat lambang Korlantas apabila disinari cahaya ultraviolet.

Kemudian, ketika diraba kertas akan terasa kasar karena logo Korlantas timbul.

"Kalau asli di ultraviolet akan timbul angka dan huruf bermacam-macam. Itu BPKB asli. Sedang yang palsu logonya rata," ucap Priyanto. (kompas.com/Aditya Maulana)

Editor: Sri Murni
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help