Mellannial

Asma Sering Kambuh? Begini Cara Mencegahnya

Ada beberapa pengobatan yang bisa dilakukan untuk serangan asma. Tetapi itupun hanya sebatas mengontrol saja.

Asma Sering Kambuh? Begini Cara Mencegahnya
TRIBUNBATAM/MONA ANDRIANI

BICARA soal kesehatan memang tak ada habisnya ya guys. Apalagi penyakit-penyakit yang terkait pola hidup dan kondisi lingkungan di mana kita berada. Walau kadang kita udah mencoba untuk hidup sehat tetap aja ada penyakit yang bisa menyerang mendadak dan bikin nggak nyaman banget.

Asma misalnya. Penyakit yang satu ini bisa dialami oleh siapa aja baik usia muda hingga tua. Menurut dr Abdul Malik Sp.P, dokter spesialis paru (Pulmonologist) RS Awal Bros Batam, ada sejumlah faktor yang bisa memicu kekambuhan asma.

Di antaranya alergi debu, asap rokok, bulu binatang, aktivitas fisik, udara dingin, dan infeksi virus. Dan beberapa kasus disebabkan oleh faktor keturunan.

Rindi, karyawan swasta salah satu perusahaan di Batam mengaku menderita asma karena faktor keturunan dari garis ayah. Sejak kecil hingga usianya 24 tahun, ia masih mengidap penyakit tersebut.

"Salah satu pencetusnya adalah faktor keturunan, bagi yang sudah terkena penyakit asma pernapasannya lebih sensitif. Kalau faktor sekelilingnya ada yang menganggu, asma akan kambuh," katanya di RS Awal Bross.

Asma juga dikatakan sebagai penyakit jangka panjang pada saluran pernapasan, yang ditandai dengan peradangan dan penyempitan saluran pernapasan, sehingga menimbulkan sesak atau sulit bernapas. Dan efek lainnya adalah nyeri dada, batuk, sulit bernapas.

Hal itulah yang dialami Dela Rossa. Siswa kelas 11 jurusan bisnis managemen di Globe National Plus 2 ini mengaku sudah sejak bayi terkena penyakit asma. Dia bahkan sudah mencoba beragam pengobatan tetapi hanya sembuh sebentar, tidak lama akan kambuh lagi.

"Nanganinnya dengan cuma bawa inhaler ke mana-mana jadi kalau kambuh tinggal semprot, yang penting jangan terlalu capek karena kalau capek langsung kambuh, kena asap bakaran dikit aja langsung bengek," ujarnya.

Ada beberapa pengobatan yang bisa dilakukan tetapi hanya sebatas mengontrol saja. Dan itu pun juga ada tiga bagian, terkontrol, setengah terkontrol, dan tidak terkontrol.

Asma terkontrol adalah penderita tidak mengonsumsi obat lagi ketika asmanya kambuh. Caranya adalah melakukan terapi asma, dan ada obatnya untuk mengontrol asma.

Halaman
12
Penulis: Andriani Mona
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved