Kasus Narkoba di Batam

Buwas Kecewa Proses Hukum: Bandar Narkoba Mestinya Kita Potong-potong untuk Makanan Ikan Hiu

Buwas mengatakan, para bandar narkoba semestinya ditembak mati. Ia sempat berkelakar, para bandar akan dipotong-potong untuk makanan ikan hiu.

Buwas Kecewa Proses Hukum: Bandar Narkoba Mestinya Kita Potong-potong untuk Makanan Ikan Hiu
TRIBUNBATAM/LEO HALAWA
Empat tersangka sabu 1 ton yang diamankan di Batam 

TRIBUNBATAM.ID, JAKARTA - Kepala Badan Narkotika Nasional Komisaris Jenderal Budi Waseso kembali mengungkapkan kekecewaannya terhadap penegakkan hukum di Indonesia terhadap bandar narkoba.

Buwas menilai, vonis terhadap para bandar narkoba cenderung tidak berjalan sebagaimana seharusnya.

Hal itu diungkapkan saat ekspose penangkapan sabu oleh TNI AL di Selat Philips, perbatasan Indonesia dan Singapura, 9 Februari lalu.

Ekspose bersama TNI AL dan Bea Cukai tersebut berlangsung di Kantor BNN, Jakarta Timur, Selasa (20/2/2018).

Baca: Kapal Taiwan yang Bawa 1,6 Ton Sabu Ternyata Sudah Diintai Sejak November 2017

Baca: VIDEO! Selama Februari Dua Kapal Sabu Ditangkap di Perairan Kepri, Total Muatan 4,6 Ton

Baca: Petugas Temukan Puluhan Karung Berisi Sabu di Dalam Kapal Taiwan

Buwas mengatakan, para bandar narkoba semestinya ditembak mati.

Ia sempat berkelakar, para bandar akan dipotong-potong untuk makanan ikan hiu.

"Tidak usah lagi ditangkap. Kalau perlu dipotong-potong kasih ikan hiu. Jadi mahal siripnya, ikan makan bandar," ujarnya.

Halaman
12
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved