BUKAN Melarang Peredaran Senjata Api, Donald Trump Justru Minta Para Guru Dilatih dan Dipersenjatai

"Jika guru mahir menggunakan senjata api," katanya, "mereka bisa mengakhiri serangan dengan sangat cepat."

BUKAN Melarang Peredaran Senjata Api, Donald Trump Justru Minta Para Guru Dilatih dan Dipersenjatai
Saul Loeb / AFP
Presiden AS Donald Trump membuat bingung media di dunia karena pernyataan kasarnya. 

"Zona bebas senjata, bagi para maniak yang mereka semua pengecut - zona bebas senjata adalah daerah 'ayo kita masuk dan mari menyerang.'"

Menurut situs Armed Campuses, sejumlah negara bagian AS sudah mengizinkan pistol dibawa secara tersembunyi ke tempat kuliah. Negara bagian Florida tidak termasuk.

Dalam kampanye pemilihan presiden tahun 2016, Trump menyangkal bahwa dia mendukung diizinkannya membawa senjata di ruang kelas.

Orangtua Jengkel

Di Gedung Putih, hari Rabu (21/2) itu, selama satu jam Presiden Trump menyimak seruan reformasi pemilikan senjata yang disampaikan sekitar 40 siswa, guru dan keluarga.

Beberapa dari mereka menyuarakan dukungan untuk gagasan Trump tentang mempersenjatai para guru.

Tapi Mark Barden - yang anaknya Daniel terbunuh dalam penembakan di Sandy Hook Elementary School di Connecticut tahun 2012 - mengatakan bahwa penggunaan senjata bukanlah jawaban:

"Guru sekolah sudah memikul begitu banyak tanggung jawab saat ini. Berat kalau harus pula mengemban tanggung jawab luar biasa untuk memegang senjata aut yang bisa mengakhiri hidup orang," katanya.

"Tidak ada yang ingin menyaksikan terjadinya tembak-menembak di sekolah."

Para siswa-siswa dan mahasiswa-mahasiswi AS brdemonstrasi menuntut pengetatan pemilikan senjata.

Andrew Pollack, yang putrinya, Meadow, meninggal dalam serangan pekan lalu - penembakan paling mematikan kedua di sebuah sekolah umum AS - mengatakan: "Kita, sebagai sebuah negara, telah mengecewakan anak-anak kita."

"Saya jengkel sekali!" dia menambahkan. (bbc indonesia)

Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved