BUNGA KUR Turun dari 9 ke 7 Persen, Kemenko dan BNI Sosialisasikan ke UMKM Batam

PT Bank Negara Indonesia atau BNI bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menggelar sosialisasi peraturan baru tentang KUR.

BUNGA KUR Turun dari 9 ke 7 Persen, Kemenko dan BNI Sosialisasikan ke UMKM Batam
istimewa
Sosialisasi suku bunga KUR oleh BNI dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia di Hotel Radisson Batam, Kamis (22/2/2018). 

TRIBUNBATAM.ID, BATAM- Dalam rangka menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan lebih optimal pada tahun 2018, PT Bank Negara Indonesia atau BNI bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia menggelar sosialisasi peraturan baru tentang KUR.

Sosialisasi digelar di Hotel Radisson Batam, Kamis (22/2/2018).

Dalam acara tersebut dibahas peraturan baru tentang KUR yang antara lain mengatur penurunan suku bunga KUR dari sembilan persen menjadi tujuh persen.

Aturan yang disosialisasikan adalah Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) Nomor 11 Tahun 2017 Tentang Pedoman Pelaksanaan KUR Bagi Pemerintah Daerah dan UMKM.

Sebagai salah satu bank milik negara, BNI memberikan dukungan terhadap Percepatan Penyaluran KUR melalui sosialisasi tersebut.

Baca: Dari Laksa Bintan sampai Rendang, Inilah 7 Rasa Pizza Best Western Panbil yang Baru Luncurkan

Baca: Ini Rincian Tunjangan untuk Hakim Pengadilan Pajak, Besarnya Capai Puluhan Juta per Bulan

Corporate Secretary BNI, Kiryanto menuturkan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menetapkan suku bunga KUR diturunkan dari sembilan persen menjadi tujuh persen mulai tahun 2018.

Pemerintah juga mengubah istilah KUR Ritel menjadi KUR Kecil.

Aturan baru ini juga menetapkan adanya penyaluran KUR Khusus yaitu pemberian KUR melalui kelompok usaha yang bergerak di bidang perkebunan rakyat, peternakan rakyat, dan perikanan rakyat.

Untuk lebih mengoptimalkan penyaluran KUR tahun 2018, Kementerian Keuangan Republik Indonesia memanfaatkan Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) sebagai database para debitur KUR di seluruh Indonesia.

Tidak hanya menyediakan data, SIKP dapat digunakan sebagai sistem verifikasi subsidi bunga KUR.

"Percepatan penyaluran KUR di seluruh pelosok Indonesia juga mengharuskan adanya kontribusi Pemerintah Daerah. Hal yang sudah dan akan dilakukan Pemerintah Daerah juga dijelaskan dalam sosialisasi ini. Semuanya disinergikan demi optimalisasi penyaluran KUR," ucap Kiryanto. (*)

Penulis: Anne Maria
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved