Diduga Membunuh Bayinya Sendiri, Ayah Muda Ini Terancam Hukuman Mati

Seorang ayah muda di Malaysia telah didakwa pada Rabu (21/2/2018) atas pembunuhan bayi perempuannya sendiri yang berumur 1,3 tahun.

Diduga Membunuh Bayinya Sendiri, Ayah Muda Ini Terancam Hukuman Mati
via channel newsasia
Muhamad Firdaus Saidon, 22, yang diduga membunuh bayinya sendiri. 

TRIBUNBATAM.ID, PENANG- Seorang ayah muda di Malaysia telah didakwa pada Rabu (21/2/2018) atas pembunuhan bayi perempuannya sendiri yang berumur 1,3 tahun.

Muhamad Firdaus Saidon, 22, diduga menyebabkan kematian putrinya, Nurul Ain Umairah Muhammad.

Bayi itu tewas pada pekan lalu saat perjalanan ke rumah sakit setelah diduga mengalami penganiayaan di rumah orangtuanya di Bukit Tengah, Kamis (15/2/2018).

Nurul dikatakan telah meninggal setelah diduga mendapat penganiaan.

Dilansir dari Channel NewsAsia, Kamis (22/2/2018), sebuah post-mortem mengungkapkan bahwa korban mengalami pendarahan otak yang parah dan beberapa luka di tubuhnya.

Baca: GEGER! Contekan Donald Trump Saat Temui Korban Penembakan Massal Florida. Netter Mengecamnya

Baca: Ibu Ini Tega Menyuruh Putrinya Jadi Budak Seks Pacarnya Sejak Usia 8 Tahun

Ada memar dan bekas abrasi di sekujur tubuhnya serta bekas gigitannya.

Ada juga tanda-tanda bahwa tulang rusuk dan lengan kanannya telah retak, dan pinggul kirinya juga menunjukkan tanda-tanda patah tulang baru.

Luka-luka bayi tersebut diyakini disebabkan oleh benda-benda tumpul.

Bayi perempuan, yang lahir pada 30 Desember 2016, meninggal saat dalam perjalanan ke rumah sakit, Star Online melaporkan.

Ayah sang bayi adalah seorang sopir truk. Dia hanya tertunduk ketika pembacaan dakwaan di pengadilan.

Ibu sang bayi (22) yang telah ditangkap bersama tersangka, telah dibebaskan. Namun, dia diwajibkan hadir di persidangan sebagai saksi.

Jika terbukti bersalah, sesuai dengan pasal 302 KUHP Malaysia, tersangka bisa dijerat hukuman mati.

Sidang kasus tersebut akan didengar lagi pada 19 April mendatang. (*)

Penulis: Sri Murni
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help