Gandeng Kantor Lelang Negara, Terungkap Aset Hibah Natuna ke Anambas Ratusan Miliar!

Sudah kami lakukan penilaian. ‎Dan sudah kami sampaikan penilaian aset tersebut ke BPK. Total ada 292 item aset yang telah kami nilai

Gandeng Kantor Lelang Negara, Terungkap Aset Hibah Natuna ke Anambas Ratusan Miliar!
Istimewa
Ilustrasi hibah Aset Natuna ke Anambas 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS-‎Aset hibah dari Natuna ke Anambas mencapai Rp 113 miliar. Syarif Ahmad, Kepala Bidang aset pada Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Kepulauan Anambas

mengatakan, nilai hibah aset ini merupakan hasil penilaian dengan menggandeng Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).

Baca: Apa Huruf Awal Nama Anda? Inilah Artinya Bagi Anda Dengan Nama Berawalan Huruf A. Nomor 6 Kejutan!

Baca: Bersandi Operasi Gagak, Belanda Gagal Bunuh Presiden Soekarno! Inilah Kehebatan Bung Karno!

Baca: Tarempa Miliki Spot Baru Wisata Selfie! Mengejutkan Reaksi Warga Melihat Kondisi Jalan Lokasi!

Baca: Inilah 8 Trik Beli Tiket Pesawat Bocoran Orang Dalam! Nomor 4 Paling Mengejutkan!

"Sudah kami lakukan penilaian. ‎Dan sudah kami sampaikan penilaian aset tersebut ke BPK. Total ada 292 item aset yang telah kami nilai," ujarnya Kamis (22/2/2018).

Ia menjelaskan, ratusan aset hibah yang telah dinilai tersebut terdiri dari tanah hingga bangunan seperti sekolah dan bangunan layanan kesehatan yang masuk dalam penilaian.

Penilaian dengan menggandeng KPKNL merupakan rekomendasi dari BPK terkait hibah aset tersebut yang harus dicatat serta diberikan penilaian. ‎

Tidak dipungkiri, persoalan aset menjadi catatan yang diberikan BPK sehingga laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas sukar mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

"Untuk melakukan penilaian terhadap aset ini, diperlukan pejabat yang berwenang. Oleh karena itu menggunakan KPKNL atau Konsultan Jasa Penilaian ‎Publik (KJPP)," ungkapnya.

Syarif mengatakan, selain memberikan penilaian terhadap hibah aset dari Natuna ke Anambas, BPK juga merekomendasikan agar Pemerintah Kabupaten Natuna membuat berita acara mengenai serahterima aset tersebut.

"Dari Anambas sudah menyurati Pemerintah Kabupaten Natuna. Sesuai jadwal, pemeriksaan pendahuluan di BPK berakhir pada 15 Februari 2018 kemarin," ungkapnya. (*)

Tags
hibah
aset
Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help