Habitat for Humanity Indonesia Batam Sudah Bangun 2.369 Rumah Layak Huni. Begini Programnya

Branch Manager Habitat Batam, Hendrianus Edi Handoko mengatakan saat ini pihaknya tengah menjalankan program 1000 rumah

Habitat for Humanity Indonesia Batam Sudah Bangun 2.369 Rumah Layak Huni. Begini Programnya
TRIBUNBATAM/ZABUR A
Branch Manager Habitat Batam, Hendrianus Edi Handoko 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Untuk mendukung program pengentasan kemiskinan dari pemerintah, organisasi sosial Habitat for Humanity Indonesia Cabang Batam turut andil menyediakan ribuan rumah layak huni untuk masyarakat Batam.

Sejak 2004 lalu, Habitat berhasil membangun 2.369 hunian layak untuk masyarakat di beberapa daerah di Batam.

Branch Manager Habitat Batam, Hendrianus Edi Handoko mengatakan saat ini pihaknya tengah menjalankan program 1000 rumah untuk masyarakat di Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, Batam.

Radisson Golf and Convention Center mengadakan kegiatan sosial bersama Batam Womens Build bekerjasama dengan Habitat for Humanity Indonesia beberapa waktu lalu.
Radisson Golf and Convention Center mengadakan kegiatan sosial bersama Batam Womens Build bekerjasama dengan Habitat for Humanity Indonesia beberapa waktu lalu. (tribunnews batam/istimewa)

Baca: Ini Rincian Tunjangan untuk Hakim Pengadilan Pajak, Besarnya Capai Puluhan Juta per Bulan

Baca: Mengejutkan! Pentolan Band Slank Gugat Cerai Istri! 4 Bulan Sidang Berjalan Alot!

Baca: Cara Pembalap MotoGP Tes Helm Buatan Indonesia, Ini Videonya

Dimulai sejak 2014 hingga Januari 2018 ini, sudah ada 669 rumah yang berhasil didirikan di wilayah ini.

"Kita targetkan pada 2020 nanti seribu rumah di Kabil akan bisa terbangun," kata Hendrianus ketika ditemui di lantai dua, Gedung Badan Pengusahaan (BP) Batam, Rabu (21/2/2018) sore.

Untuk menentukan warga yang sesuai dengan kriteria penerima bantuan ini, pihaknya melakukan survei langsung ke daerah dimana akan dibangun pemukiman ini.

Beberapa kriteria yang harus dipenuhi calon penerima bantuan rumah dengan tipe 28,5 ini adalah rumah yang ditinggali adalah rumah satu-satunya dari warga, mereka termasuk ke dalam golongan masyarakat miskin, dan kondisi rumah memang tidak layak huni.

Halaman
12
Penulis: Zabur Anjasfianto
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved