Ricuh Taksi di Batam, Pelaku Pariwisata Resah. Viral di Medsos, Menyebar Kemana-mana

Promosi sebagus apapun jadi sia-sia dan percuma. Jangan hanya dimulut saja ingin memajukan pariwisata, tapi hal-hal seperti ini tak bisa diselesaikan

Ricuh Taksi di Batam, Pelaku Pariwisata Resah. Viral di Medsos, Menyebar Kemana-mana
Facebook
Ricuh taksi di BCS Mall 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kericuhan antara taksi konvensional dan online yang terus mencuat di Kota Batam membuat resak para pelaku pariwisata.

Ketua PHRI (persatuan Hotel dan Restoran Indonesia) Batam Tupa Simanjuntak mengaku setidaknya ada lima asosiasi kepariwisataan yang resah karena kericuhan taksi tersebut berdampak langsung pada wisata.

"Kericuhan ini pengaruhnya pasti ada ke pariwisata. Kejadian itu kan di-posting ke media sosial. Siapapun bisa mengakses medsos di dunia ini. Kita harus waspadai itu. Ini kesalahan kita juga, kita nggak bisa meredam itu," ujar Tupa kepada TRIBUNBATAM.ID, Kamis (22/2/2018).

Baca: BREAKING NEWS. Temannya Diduga Disandera, Driver Taksi Geruduk Kawasan BCS Mall

Baca: BREAKING NEWS. Ratusan Sopir Taksi Geruduk Mapolresta Barelang. Ini Tuntutannya

Baca: Dishub Kepri Beri Kuota Sementara Taksi Online 300 Unit. Ini Kata Asosiasi Driver Online

Apalagi, semakin banyak yang berkomentar dan membagikan postingan tersebut, semakin viral dan hal ini membuat orang takut ke Batam.

Tupa mengatakan, promosi sebagus apapun yang dibuat terkait Kota Batam akan sia-sia dan percuma.

Karena yang sering terpublikasi adalah hal yang buruk tentang kota ini dan dianggap tidak aman.

Dampaknya pengunjung dan para wisman pasti takut ke Batam.

"Apapun yang kita buat, promosi sebagus apapun jadi sia-sia dan percuma. Jangan hanya dimulut saja ingin memajukan pariwisata, tapi hal-hal seperti ini tak bisa diselesaikan," katanya.

Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help