Batam Economic Forum

Ajang Merumuskan Strategi Bersama Agar Batam Lebih Baik

Batam Economic Forum bertujuan untuk berbagi strategi ekonomi terkini dan merumuskan pemikiran baru dengan harapan dapat mendongkrak ekonomi Batam

Ajang Merumuskan Strategi Bersama Agar Batam Lebih Baik
TRIBUNBATAM/ZABUR A
Suasana kepadatan di Pelabuhan Batam Centre, Minggu, 18 Februari 2018. Diharapkan mulai tumbuhnya perekonomian Batam, diiringi dengan meningkatnya kunjungan wisatawan. 

TRIBUNBATAM.ID, BATAM - Meski sudah memperlihatkan perbaikan, kondisi perekonomian Batam masih belum bisa dikatakan kembali pulih. Untuk mendorong kembali bangkitnya ekonomi Batam, diperlukan strategi yang dirumuskan bersama antara Pemko, BP Batam, Pemprov Kepri, pelaku usaha, komponen-komponen masyarakat, juga pemerintah pusat.

Untuk itu merumuskan strategi itu bakal digelar ajang Batam Economic Forum pasa Selasa (27/2/2018) mendatang di Hotel Radisson Batam. Banyak kalangan yang akan ikut sekaligus memberi sumbang saran dan masukan untuk mendatang membangkitkan perekonomian Batam. Termasuk pula beberapa menteri.

“Batam Economic Forum bertujuan untuk berbagi strategi ekonomi terkini dan merumuskan pemikiran baru dengan harapan dapat mendongkrak ekonomi Batam,” kata Deputi V BP (Badan Pengusahaan) Batam, Bambang Purwanto, Kamis (22/2/2018).

 Baca: BP Batam Ingin Jadikan Tanjungpinggir Kawasan Terpadu tapi Terkendala Lahan, Siapakah yang Punya?

Baca: BP Batam Akan Pindahkan Lagi Pelabuhan Kapal Pelni ke Pelabuhan Beton Sekupang. Ini Alasannya

Rencananya, acara itu dihadiri tiga menteri, yakni Menko Perekonomian Darmin Nasution sekaligus sebagai keynote speaker, Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

, pendiri Berkarya Indonesia Ilham Habibie, dan tentu saja pebisnis terkemuka yang datang baik lokal maupun mancanegara.

“Juga akan ada para pebisnis mancanegara seperti dari Singapura, Malaysia, Hongkong, dan lainnya,” ujar Bambang.

Menurut dia, potensi Batam sangat luat biasa apalagi jika dikelola dengan strategi yang tepat. Semisal, pengelolaan 70 ribu kapal yang berlalu lalang tiap harinya di Selat Malaka. “Batam ini sangat dinamis. Potensinya berdasarkan lokasi sangat besar. Ada juga beragam insentif yang tentu saja dapat membangun pijakan ekonomi yang kuat,” tegas Bambang.

Batam Economic Forum akan dibagi dalam tiga sesi diskusi. Diskusi pertama akan membahas mengenai pergerakan zona ekonomi Batam di masa depan. Pembicaranya antara lain Minister Counselor of The Economic and Commercial Counselor’s Office of The Embassy of China Wang Liping. Ia akan memaparkan potensi investasi China.

Juga ada Deputi II BP Batam Yusmar Anggadinata yang bakal memaparkan konsep ekonomi Batam ke depan serta Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepri Gusti Raizal Eka Putera dan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Batam, Jadi Rajagukguk.

Halaman
12
Penulis: Dewi Haryati
Editor: dwie sudarlan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help