Lawan Aksi Penembakan Massal, Trump dan Asosiasi Senapan AS Desak Warga Beli Senjata Api

"Untuk menghentikan orang jahat bersenjata, dibutuhkan orang baik yang juga bersenjata," kata LaPierre, Wakil Ketua NRA.

Lawan Aksi Penembakan Massal, Trump dan Asosiasi Senapan AS Desak Warga Beli Senjata Api
via bbc indonesia
Keluarga korban, para siswa dan warga lain mengungkapkan duka atas peristiwa terburuk ke dua dalam sejarah penembakan di sekolah-sekolah AS. 

TRIBUNBATAM.ID, WASHINGTON DC — Sebagai solusi maraknya penembakan massal yang terjadi di Amerika Serikat, Asosiasi Senapan Amerika Serikat (NRA) justru mengajak setiap warga bisa membeli senjata sebagai mekanisme pertahanan diri.

Solusi tersebut diberikan setelah terjadinya penembakan massal di SMA Marjory Stoneman Douglas, Florida, Rabu (14/2/2018).

Wakil Ketua NRA Wayne LaPierre mengkritik masyarakat yang menginginkan adanya aturan pembatasan senjata api.

Seperti dikutip AFP, Jumat (23/2/2018), LaPierre menyebut desakan itu sebagai "politisasi tragedi yang memalukan".

Baca: TERUNGKAP! Saat Penembakan Massal yang Tewaskan 17 Orang, Ternyata Ada Seorang Polisi Jaga di Sana

Baca: GEGER! Contekan Donald Trump Saat Temui Korban Penembakan Massal Florida. Netter Mengecamnya

Baca: Kisah Heroik Siswa 15 Tahun yang jadi Tameng Peluru Saat Penembakan Brutal di Sekolah Florida

"Mereka membenci NRA. Mereka membenci Amandemen Kedua. Mereka membenci kebebasan orang lain," kecam LaPierre.

"Untuk menghentikan orang jahat bersenjata, dibutuhkan orang baik yang juga bersenjata," lanjut LaPierre kembali.

Presiden AS Donald Trump juga mendukung ucapan LaPierre dalam sesi dengar pendapat kedua di Gedung Putih, Kamis (22/2/2018).

Halaman
123
Editor: Sri Murni
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help