Napi Kompak Tutup Mulut, Kalapas Barelang Ngaku Sulit Ungkap Pemilik Jeans yang Ada Sabunya

Sampai saat ini pihak Lapas Barelang, belum mengetahui siapa pemilik dua celana jeans biru pudar yang di dalam kantongnya ditemukan 15 paket sabu.

Napi Kompak Tutup Mulut, Kalapas Barelang Ngaku Sulit Ungkap Pemilik Jeans yang Ada Sabunya
tribun batam
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) kelas IIA Barelang Batam, Surianto. 

TRIBUNBATAM.ID, BATAM - Sampai saat ini pihak Lapas Kelas IIA Barelang Batam, belum mengetahui siapa pemilik dua celana jeans biru pudar yang di dalam kantongnya ditemukan 15 paket sabu.

Saat ditemukan kemarin, Kamis (22/2/2018), sabu yang ditemukan di kantong celana yang sedang dijemur tersebut, sudah dikemas berupa 10 ukuran paket kecil, empat paket ukuran sedang, dan satu paket ukuran besar.

Pemilik celana tesebut, kata Surianto selaku Kepala Lapas, sampai saat ini masih dicari pihaknya.

"Kalau dari kita sendiri belum bisa memastikan siapa narapidana pemilik celana tersebut. Kita sudah lakukan beberapa upaya, mulai dari menguping untuk mencari informasi siapa narapidana yang merasa kehilangan celana, namun sampai saat ini belum dapat,"kata Surianto, Jumat (23/2/2017).

Baca: Jika Ada Pegawai Lapas Barelang Terlibat Narkoba, Sanksinya Langsung Pecat

Baca: Petugas Lapas Barelang Temukan 2 Paket Sabu di Saku Celana Tahanan yang Dijemur. Punya Siapa?

Baca: Kapolri Tito Karnavian Perintahkan Tembak di Tempat Bandar Sabu

Dia menambahkan, polisi dari Polresta Barelang sudah datang ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Pegawai lapas sudah ada dua orang yang diperiksa mengenai penemuan sabu tersebut,"kata Surianto.

Sabu yang ditemukan banyaknya 7,62 gram.

Dia mengaku, mengungkap siapa pemilik celana tersebut memang sulit. Sebab, berdasarkan pengalamannya bertugas di Lapas, penghuni Lapas sangat kompak dan tutup mulut untuk informasi seperti itu.

"Sedikit informasi juga sangat cepat beredarnya terhadap warga binaan, itu sudah sering kita alami,"kata Surianto.

Ia pun menyerahkan kasus ini sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

"Kita akan terbuka terhadap pihak kepolisian dalam melakukan penyidikan lebih lanjut,"tegas Surianto. (*)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved