Mellennial

Walau Iseng, Rekam Film di Bioskop Ternyata Bisa Dipidana Lho!

Mellennials kadang mengaku merekam aden film di bioskop karena iseng atau karena suka salah satu adegan atau kata-kata hingga dialognya.

Walau Iseng, Rekam Film di Bioskop Ternyata Bisa Dipidana Lho!
TRIBUNBATAM/MONA ANDRIANI

GUYS pernah nggak sih kalian baca ada peringatan larangan merekam adegan film saat nonton di bioskop?
Dengan alasan apapun, merekam saat nonton film di biskop termasuk melanggar hukum, lho! Meskipun hanya untuk diunggah ke snapgram di Instagram.

Biasanya sih, Mellennials mengaku merekam karena iseng atau karena suka salah satu adegan atau kata-kata hingga dialognya.

Seperti yang diungkapkan Azizah Safura. Mahasiswi semester dua Stikes Mitra Bunda Persada ini mengaku hanya iseng merekam ke snapgram pada bagian yang romantis, kata-kata yang bagus ataupun karena ada adegan yang lucu.

Sementara itu, bagi Andhi, karyawan swasta di salah satu perusahaan di Batam juga mengaku iseng dengan aksinya tersebut. Baginya hal itu karena ingin memberikan bocoran adegan pada filmnya.

Tetapi tanggapan lain justru diutarakan Diyo Gusti, mahasiswa semester dua jurusan komunikasi di Universitas Putra Batam. Ia mengatakan, umumnya orang merekam karena ingin menunjukkan kegiatan dia ke orang lain (lebih tepatnya cari perhatian).

"Tapi jujur saya nggak suka dengan orang yang merekam film di bioskop. Mereka kasih spoiler ke orang lain, jujur kalau dalam perfilman karya si pembuat kayak nggak dihargai," ujarnya.

Saat melihat ada snapgram tentang film yang ingin ditonton, ia mengaku tidak pengen lagi nonton film tersebut.
Hal tersebut dibenarkan Bori Martha, manager Blitz Theater di Harbour Bay. Merekam film di bioskop baik itu durasi panjang atau pendek termasuk melanggar Undang-Undangan ITE.

"Apalagi, dari awal film sampai akhir itu tidak boleh, berbeda dengan thriller karena bisa diakses dimana saja. Kalau movie itu sedang diputar tidak boleh," katanya.

Jika ketahuan ada yang merekam film di dalam Blitz Theater, maka akan diminta untuk menghapus rekamannya. Dan mematikan handphone atau kameranya.

"Semua film ada peraturannya. Dan Undang-Undang Hak Cipta juga diatur sama negara, dan berarti perekaman tanpa izin merugikan negara," katanya.

So, sudah cukup guys merekam film di bioskop. Karena hal tersebut akan merugikan negara kita, dan mulai sekarang mulailah untuk bersikap bijaksana dengan diri sendiri. Masih banyak cara kok cara yang pas untuk mengekpresikan apresiasi dengan film yang kita tonton. (*)

Tips Review Film yang Baik
1. Jelaskan review film yang kita tonton dengan menulis status saja
2. Tidak perlu snapgram film. Kalian cukup foto tiketnya, dan tuliskan review kamu
3. Kamu bisa bikin video review dari diri sendiri atau tanggapan orang lain tentang film tersebut. (*)

Penulis: Andriani Mona
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help