Kapal Asing Diduga Bawa Sabu

Mabes Polri Kerahkan Tim Penyelam Cek Bagian Bawah Kapal Win Long yang Diduga Bawa Sabu

Eko mengatakan akan mendatangkan dua ekor anjing pelacak tambahan dari Jakarta untuk mendukung kinerja Andro, anjing pelacak milik BC Batam

Mabes Polri Kerahkan Tim Penyelam Cek Bagian Bawah Kapal Win Long yang Diduga Bawa Sabu
Direktur Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri, Brigjend Eko Daniyanto 

TRIBUNBATAM.ID, KARIMUN - Proses pencarian barang bukti narkoba jenis sabu di kapal Win Long, berbendara Taiwan masih berlangsung di Kanwil DJBC Khusus Kepri.

Hingga saat ini petugas belum berhasil menemukan sabu di kapal berbendera Taiwan tersebut.

Sebelumnya, santer pemberitaan kapal tersebut membawa 3 ton sabu.

Anjing pelacak atau K9 bernama Andro sudah dikerahkan Jumat malam untuk mencari sabu di kapal tersebut.

Baca: Detik-detik Perompakan Tugboat di Karimun. Jari Barmawi Putus Karena Melawan, Seluruh ABK Diikat

Baca: Kapal Tugbot Raymon I Terbakar di Galangan Kapal PT .Marinatama Gemanusa

Baca: Hampir 24 Jam Pencarian, Belum Ditemukan Sabu di Kapal Asing di Karimun. Awak Media Dilarang ke TKP

Andro sebelumnya sukses melacak keberadaan 1,6 ton sabu yang disembunyikan di kapal berbendera Taiwan sebelumnya 

Direktur Tindak Pidana Narkotik Bareskrim Polri, Brigjend Eko Daniyanto di Kanwil DJBC Khusus Kepri mengatakan, pihaknya juga mengerahkan tim penyelam dari Karimun untuk memeriksa bagian bawah kapal.

"Bagian lainnya juga kami periksa, terutama bagian yang dimodifikasi," ujar Eko, Sabtu (24/2/2018) malam.

Suasana di dermaga DJBC Khusus Kepri yang ramai, Jumat (23/2/2018) malam. Truk bolak-bali membongkar kapal Win Long yang diamankan patroli BC, Jumat siang.
Suasana di dermaga DJBC Khusus Kepri yang ramai, Jumat (23/2/2018) malam. Truk bolak-bali membongkar kapal Win Long yang diamankan patroli BC, Jumat siang. ()

Eko mengatakan akan mendatangkan dua ekor anjing pelacak tambahan dari Jakarta untuk mendukung kinerja Andro, anjing pelacak milik BC Batam.

"Andro sudah kelamaan bertugas dan kelelahan, makanya kami akan datangkan dua ekor anjing pelacak dari Jakarta," terangnya.

Seperti diberitakan, kapal Win Long diamankan oleh patroli Bea dan Cukai di perairan dekat Pulau Nipah Batam, Jumat siang dan kemudian dibawa ke dermaga DJBC Karimun di Meral.

Kapal tersebut diduga membawa sabu, namun informasi yang menyebar masih simpang-siur.

Lebih 24 jam petugas bekerja mencari barang haram, hingga kini belum menemukan apapun di dalam kapal.

Penulis: Rachta Yahya
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help