Longsor Hantui Warga Pesisir Timur Anambas, Dua Kali Batuan Tebing Longsor!

Warga Desa Pesisir Timur Kecamatan Siantan khawatir dengan kondisi tebing dekat permukiman penduduk. Longsor hantui warga sekitar!

Longsor Hantui Warga Pesisir Timur Anambas, Dua Kali Batuan Tebing Longsor!
Istimewa
Ilustrasi Longsor di Pulau Jemaja, Anambas 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS-Warga Desa Pesisir Timur Kecamatan Siantan khawatir dengan kondisi tebing dekat permukiman penduduk. Kondisi tebing yang curam belum lagi dengan kondisi tanah yang cenderung labil, menghantui masyarakat yang tinggal di desa tersebut.

Kisah batu terguling di lokasi tersebut, bukan tidak pernah terjadi. Hal ini yang diakui Rohadi, salahseorang warga di desa itu.

Baca: Terungkap! Inilah 3 Ramuan Alami Penurun Asam Urat! Nomor 3 Paling Mengejutkan!

Baca: Mengejutkan! Inilah 6 Gejala Penyakit Berbahaya Sering Diabaikan Wanita! Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Baca: Terungkap! Siapa Lebih Kaya, Julianto Tio atau Ahok? Bandingkan Foto-foto Penampakan Rumah Mereka!

Baca: Terungkap! Kubilai Khan, Kaisar Agung Mongol Sepak Terjangnya Tersandung di Tanah Jawa!

Baca: Inilah 8 Trik Beli Tiket Pesawat Bocoran Orang Dalam! Nomor 4 Paling Mengejutkan!

"Batu terguling di sana sudah dua kali. Terakhir, saat hujan lebat awal tahun itu," ujarnya Senin (26/2/2018). Ia menjelaskan, di sekitar lokasi desa setidaknya terdapat titik lain yang terbilang rawan. Jarak sekitar lima ratus meter dari lokasi tersebut, diakuinya merupakan titik rawan lain yang memerlukan perhatian segera.

Ia pun kurang mengetahui dengan pasti, apakah ada langkah yang diambil baik dari pemerintah desa maupun kabupaten untuk menanggulangi musibah di tebing itu.

"‎Kalau di depan pemukiman itu Teluk Denung. Yang lima ratus meter dari Teluk Denung itu nama tempatnya Tokong Angus. Di lokasi itu, memang jalannya sudah rusak, karena kondisi tanahnya yang labil," ungkapnya.

"Sampai sat ini, belum ada rencana untuk menanggulangi hal itu. Apakah hendak dibuat batu miring, belum pernah ada terdengar. Apakah itu ranahnya kabupaten atau pemerintah desa. Namun, menurut saya, perlu ada langkah konkrit untuk mengantisipasi batu kembali terguling di tebing itu," ungkapnya lagi.

Kondisi tebing di Desa Pesisir Timur Kabupaten Anambas
Kondisi tebing di Desa Pesisir Timur Kabupaten Anambas (Tribunbatam/Septyan Mulia Rohman)

Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum, penataan ruang dan perumahan rakyat Kabupaten Kepulauan Anambas, Khairul mengakui, langkah antisipasi perlu segera dilakukan, salahsatunya di lokasi tebing yang bersinggungan dengan pemukiman penduduk di Desa Pesisir Timur Kecamatan Siantan itu.

Koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) guna mencegah kejadian tersebut tidak kembali terulang, diakuinya telah dilakukan.

"Memang perlu diambil langkah segera, seperti pemasangan batu miring. Dalam hal ini, kami coba berkoordinasi dengan BNPB.

Kalau bertumpu pada anggaran daerah, kami khawatir memerlukan proses yang cukup lama‎," ungkapnya seraya mengatakan terdapat tiga titik rawan longsor pada tiga pulau besar di Anambas.(*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help