PRIA Ini Lahir di Zaman Ottoman, Usianya 125 Tahun dan Masih Kerja Keras termasuk Belah Kayu

Sulaiman sudah berusia 125 tahun tetapi masih amat sehat dan bisa melakukan kegiatan sehari-hari tanpa bantuan termasuk membelah kayu bakar.

PRIA Ini Lahir di Zaman Ottoman, Usianya 125 Tahun dan Masih Kerja Keras termasuk Belah Kayu
Zoomin TV
Suliman al-Mul diperkirakan lahir pada 1883 di saat Kekalifahan Ottoman masih berkuasa. 

TRIBUNBATAM.ID, BEIRUT - Seorang pria asal Lebanon bernama Suliman al-Mul ini memang bukan orang kebanyakan.

Bayangkan, dia sudah berusia 125 tahun tetapi masih amat sehat dan bisa melakukan kegiatan sehari-hari tanpa bantuan termasuk membelah kayu bakar.

"Saya memotong kayu, dan jika istri saya tak di rumah, saya memasak mempersiapkan makanan untuk anak-anak. Saya menjadi perempuan sekaligus laki-laki," kata Suliman sambil terkekeh.

Selain membelah kayu, Suliman berjalan kaki hampir lima kilometer sehari dan hebatnya pria ini adalah seorang perokok berat selama 80 tahun terakhir.

Meski perokok berat, Suliman ternyata hidup lebih lama dari teman-teman seangkatannyta.

"Semua teman satu generasi saya sudah meninggal, tidak ada lagi yang tersisa. Saya sudah amat tua," kata dia.

Baca: Minimal Unggah 200 Foto dan di Depan Kaca 10 Jam Sehari, Inilah Cerita 2 Pria Kecanduan Selfie

Baca: Rupiah Terus Melemah pasca Suku Bunga AS Naik, Hari Ini Tembus Rp 13.700 per Dolar AS

Suliman lahir di saat Kekhalifahan Ottoman masih berdiri. Dia berusia 20 tahun saat Titanic tenggelam dan 47 tahun saat Perang Dunia II pecah.

Suliman memiliki 12 orang anak, yang tertua berusia 77 tahun dan yang paling kecil berusia tujuh tahun.

Halaman
12
Editor: Sri Murni
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help