Begini Jawaban Prabowo Subianto Soal Jadi Cawapres Jokowi

Jika Prabowo dicalonkan dengan Jokowi, tidak akan ada kekuatan penyeimbang

Begini Jawaban Prabowo Subianto Soal Jadi Cawapres Jokowi
KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES
Prabowo Subianto dan Joko Widodo bersalaman usai debat capres 2014 putaran ketiga, di Hotel Holiday Inn, Kemayoran, Jakarta, Minggu (22/6/2014). 

TRIBUNBATAM.ID, JAKARTA - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto angkat bicara terkait wacana menyandingkan dirinya sebagai calon wakil presiden Joko Widodo (cawapres Jokowi) pada Pilpres 2019.

Wacana duet Jokowi-Prabowo mengemuka beberapa waktu belakangan ini. Prabowo menegaskan bahwa dirinya akan mendengarkan suara seluruh kader Gerindra.

"Saya sebetulnya, kan, mandataris partai. Saya akan mendengarkan suara partai, suara rakyat, suara sahabat-sahabat, suara mitra," ujar Prabowo di Jakarta, Kamis (1/3/2018).

"Kami akan mengutamakan kepentingan nasional. Itu yang saya bisa janji kepada kalian," kata Prabowo.

Baca: Inilah Fakta di Balik Sosok Heru Winarko Kepala BNN! Begini Sepak Terjangnya di KPK!

Baca: Suka Hidup Mewah seperti Bos First Travel, Ini Fakta-fakta Angela Lee yang Ditangkap Polisi

Meski demikian, Prabowo belum memutuskan apakah dirinya akan maju dalam Pilpres 2019. Ia menegaskan, keputusan itu akan ia ambil setelah berkomunikasi dengan pengurus Gerindra dan parpol lain yang membuka peluang berkoalisi dengan Gerindra.

"Apa pun keputusannya, saya selalu mengutamakan kepentingan nasional dan rakyat, yang terbaik untuk rakyat. Itu yang kami akan lakukan," kata Prabowo.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon menegaskan bahwa seluruh kader partai telah satu suara mendukung Prabowo sebagai capres.

Fadli mengatakan, pencalonan Prabowo sebagai capres akan memberikan pilihan bagi masyarakat sebagai pemilih. Sebab, jika Prabowo dicalonkan dengan Jokowi, tidak akan ada kekuatan penyeimbang.

Sementara politisi Partai Golkar Bambang Soesatyo menilai, menyandingkan Prabowo sebagai cawapres Jokowi dapat menghindari perpecahan antara kedua pendukung, baik di masyarakat maupun parlemen.

Hal senada diungkapkan oleh Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani. Ia menilai pertarungan Jowi dan Prabowo pada Pilpres 2019 berpotensi kembali memicu konflik horizontal yang tajam di masyarakat. (*) 

Artikel ini sudah tayang di kompas.com dengan judul diusulkan jadi cawapres jokowi ini jawaban prabowo 

Editor: dwie sudarlan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved