ISAK Tangis Murid Iringi Aktivitas Sekolah Pascatragedi Penembakan Massal yang Tewaskan 17 Orang

Diwarnai tangis, kecemasan, dan juga semangat, para murid kembali ke sekolah tempat penembakan yang menewaskan 17 rekan mereka dua pekan lalu.

ISAK Tangis Murid Iringi Aktivitas Sekolah Pascatragedi Penembakan Massal yang Tewaskan 17 Orang
AFP
Para murid Marjory Stoneman Douglas High School, Florida, AS, kembali masuk sekolah dengan tangis, kecemasan, namun juga bersemangat. 

Polisi membawa spanduk untuk mendukung para murid. Foto: via bbc indonesia.

Sementara David Hogg, yang menjadi pegiat anti-senjata api, juga mengaku tidak tenang.

"Amat sulit untuk memikirkan yang terjadi dua pekan lalu,"katanya.

"Bayangkan berada dalam sebuah pesawat yang mengalami kecelakaan dan kembali ke pewawat yang sama, kembali dan kembali lagi, dan mengharapkan belajar dan bertindak seperti tidak ada yang salah," jelasnya kepada NBC News.

Sedang Lauren Hogg, kepada CNN mengaku ketakutan 'kembali ke dalam kelasnya dan melihat kursi kosing tempat teman-temannya dulu duduk'.

Namun banyak juga siswa yang datang dengan penuh semangat untuk memperlihatkan tekad tidak dikalahkan oleh penembakan tanggal 14 Februari lalu.

Pada Hari Valentine tersebut, seorang mantan murid berusia 19 tahun, Nikolas Cruz, memasuki sekolah dan melepas tembakan dengan menggunakan senapan semiotomatis AR-15 hingga menewaskan 14 murid dan tiga staf sekolah.

Insiden penembakan ini memicu kritik karena FBI dan polisi setempat tidak menindaklanjuti beberapa petunjuk tentang Cruz yang berbahaya dan polisi bersenjata yang berada di sekolah tidak langsung bertindak saat penembakan terjadi.

Baca: Cruz Memang Sering Berkata Ingin Bunuh Orang, tak Sangka Dia Benar-Benar Melakukannya

Halaman
123
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved