ISAK Tangis Murid Iringi Aktivitas Sekolah Pascatragedi Penembakan Massal yang Tewaskan 17 Orang

Diwarnai tangis, kecemasan, dan juga semangat, para murid kembali ke sekolah tempat penembakan yang menewaskan 17 rekan mereka dua pekan lalu.

ISAK Tangis Murid Iringi Aktivitas Sekolah Pascatragedi Penembakan Massal yang Tewaskan 17 Orang
AFP
Para murid Marjory Stoneman Douglas High School, Florida, AS, kembali masuk sekolah dengan tangis, kecemasan, namun juga bersemangat. 

Baca: Remaja Ini Diberondong Lima Peluru Demi Selamatkan Teman-Teman Sekelasnya dari Nikolas Cruz

Baca: TERUNGKAP, Pelaku Penembakan Sekolah di Florida Ternyata Anggota Supremasi Kulit Putih

Gedung 12 di sekolah, tempat berlangsung penembakan, masih tetap ditutup sampai waktu yang belum ditentukan.

Kegiatan sekolah di hari pertama pembukaan kembali lebih untuk menghubungkan kembali sesama murid maupun juga dengan guru serta untuk mengungkapkan perasaan mereka.

Baca: Baru 1,5 Bulan Sudah Terjadi 18 Penembakan Sekolah di AS. Ini 4 Kasus Paling Mematikan

Sementara itu anggota parlemen daerah Florida akan segera mengkaji rancangan undang-undang terkait dengan senjata api, yang membutuhkan pengesahan mereka dan Gubernur Rick Scott.

Saah satu pembatasan dalam RUU adalah ditingkatkannya umur untuk membeli senapan laras panjang dari 18 tahun menjadi 21 tahun serta wewenang lebih besar bagi polisi untuk menyita senjata api dari orang yang menderita gangguan jiwa.

Sementara itu ada pula program sukarela sebesar 67 juta dolar AS atau sekitar Rp920 miliar guna mempersenjatai staf sekolah, termasuk guru, untuk menjamin mereka mendapat pelatihan dari aparat penegak hukum serta izin membawa senjata rahasia di kampus, seperti dilaporkan koran New York Times. (bbc indonesia)

Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help