Peralatan yang Dibawa Dua WNA Membuat Petugas Imigrasi Karimun Curiga. Ternyata untuk Ini

Dua warga Negara Asing (WNA) di Karimun ditemukan menggunakan izin berkunjung untuk bekerja.

Peralatan yang Dibawa Dua WNA Membuat Petugas Imigrasi Karimun Curiga. Ternyata untuk Ini
Ekspose penindakan WNA yang melanggar izin keimigrasian di Karimun 

Laporan Tribun Batam Elhadif Putra

TRIBUNBATAM.ID, KARIMUN - Dua warga Negara Asing (WNA) di Karimun ditemukan menggunakan izin berkunjung untuk bekerja.

Kedua pria yang masing-masing bernama M Nasir asal Singapura serta George dari Filipina tersebut bekerja di PT Saipem Indonesia di Karimun.

Mereka menggunakan visa kunjungan ke Indonesia dan beralasan datang hanya untuk melakukan konsultasi.

Namun ketika melihat barang bawaan mereka, petugas merasa curiga dan kemudian melakukan penyelidikan.

Benasr saja, setelah dilakukan pengecekan, mereka kedapatan melakukan aktivitas pengecatan di perusahaan asal Italia yang terletak di Desa Pangke, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun itu.

"Kedua orang ini diamankan di PT Saipem. Kedatangan mereka melakukan aktivitas bekerja," kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun Mas Arie Yuliansyah Dwiputra melalui Kepala Seksi Informasi Sarana Komunikasi Keimigrasian (Insarkomkim) Ryawantri Nurfatimah saat ekspos penindakan WNA, Kamis (1/3/2018).

Selain dua orang WNA tersebut, selama tahun 2018 ini Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun juga mengamankan dua WNA asal Malaysia, Abd Malik bin Muhamamad Desa dan M Yazid bin Jamil.

"Keempat orang ini diamankan di lokasi berbeda, yaitu di angkringan kawasan Teluk Air, Pelabuhan Internasional dan PT Saipem," ujar Rya.

Abdul malik kedapatan telah melebihi ijin tinggal yang seharusnya hanya dapat tinggal di Indonesia selama 30 hari.

Halaman
12
Penulis: Elhadif Putra
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved