RUPIAH Terus Melemah dan Dikhawatirkan Sentuh Rp 14.000 karena 2 Faktor Utama Ini

Valuasi rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menyentuh level terendah sejak Januari 2016.

RUPIAH Terus Melemah dan Dikhawatirkan Sentuh Rp 14.000 karena 2 Faktor Utama Ini
KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO
Warga menunjukkan mata uang rupiah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tahun emisi 2016 di lokasi penukaran uang di Blok M Square, Jakarta, Senin (19/12/2016). Bank Indonesia resmi meluncurkan uang NKRI tahun emisi 2016 dengan menampilkan 12 pahlawan nasional yakni 7 uang rupiah kertas dan dan 4 uang rupiah logam 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA- Valuasi rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menyentuh level terendah sejak Januari 2016.

Mata uang Garuda  semakin tertekan di tengah menguatnya indeks dolar AS. Analis memperkirakan pelemahan ini masih akan berlanjut ke level Rp 14.000 per dolar AS.

Mengutip Bloomberg, Kamis (1/3/2018), nilai tukar rupiah di pasar spot  melemah 0,08 persen ke level Rp 13.762 per dollar AS pukul 14.00 WIB.

Sedangkan mengacu kurs tengah Bank Indonesia (BI), pelemahan rupiah jauh lebih dalam sekitar 0,63 persen ke level Rp 13.793 per dolar AS.

Baca: Kata Pengamat, Pelemahan Rupiah Hari Ini Hanya Sementara karena Sentimen AS

Baca: Rupiah Terus Melemah pasca Suku Bunga AS Naik, Hari Ini Tembus Rp 13.700 per Dolar AS

“Sentimennya masih dari luar dan dalam negeri,” ujar Lukman Leong, analis PT Valbury Asia Futures, Kamis.

Menurutnya, rupiah masih mendapatkan tekanan dari ekspektasi kenaikan suku bunga acuan The Fed.

Apalagi pada Selasa (27/2) Ketua The Fed Jerome Powell menyampaikan testimoni yang bernada hawkish.

Ia mengindikasikan kenaikan suku bunga berpeluang lebih dari tiga kali. Sejak itu, indeks dollar AS telah kembali merangkak naik.

Halaman
12
Editor: Sri Murni
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved