Home »

News

Historia

Tak Hanya Cetuskan Serangan Umum 1 Maret, Raja Yogyakarta Juga Nomboki Kas Pemerintah RI

Saat Ibukota Pemerintahan RI berpindah ke Yogyakarta, Sultan Hamengkubuwono IX tak hanya menjaga keselamatan Presiden tapi juga mendanai pemerintahan

Tak Hanya Cetuskan Serangan Umum 1 Maret, Raja Yogyakarta Juga Nomboki Kas Pemerintah RI
student.id.com
Sultan HB IX 

TRIBUNBATAM.ID-Ketika pada bulan Januari 1946 Ibukota RI berpindah ke Yogyakarta, maka sebagai Raja Yogyakarta, Sultan HB IX harus bertanggung jawab penuh terhadap keselamatan Presiden Soekarno dan semua stafnya.

Tidak hanya menjamin keamanan semua “rombongan Soekarno” Sultan HB IX bahkan mengeluarkan dana Keraton yang cukup besar untuk menjamin roda pemerintahan RI selama sekitar 4 bulan.

Baca: Terungkap! Ancam Pakai Tank, Ucapan Berani Raja Yogyakarta Ini Bikin Jenderal Belanda Mati Kutu!

Baca: Terungkap! Kubilai Khan, Kaisar Agung Mongol Sepak Terjangnya Tersandung di Tanah Jawa!

Baca: Inilah Kisah Cinta Soeharto di Masa Muda! Terungkap Beginilah Caranya Menaksir Ibu Tien!

Baca: Bersandi Operasi Gagak, Belanda Gagal Bunuh Presiden Soekarno! Inilah Kehebatan Bung Karno!

Sebagai penguasa Yogyakarta yang sedang dijadikan Ibukota Negara, Sultan HB IX juga merupakan panglima perang laskar-laskar perjuangan rakyat yang kemudian dibentuk.

Sebagai panglima perang, Sultan HB IX memiliki kepala staf yang sekaligus berperan sebagai orang intelijen, yakni Selo Soemardjan (kelak guru besar Sosiologi Fisip UI).

Untuk menggembleng laskar-laskar rakyat itu Sultan HB IX bersama pasukan RI (Tentara Keamanan Rakyat/TKR) di bawah pimpinan Panglima Besar Soedirman secara rutin menggelar latihan perang.

Suatu kali laskar-laskar pejuang rakyat bersama pasukan TKR berencana menggelar latihan umum yang rencananya akan berlangsung pada 19 Desember 1948.

Halaman
12
Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help