CATAT! Aplikasi Google Drive akan Dimatikan 12 Maret Ini, Begini Cara Baru Akses File Anda di Sana

Secara keseluruhan, Google menegaskan bahwa aplikasi Drive akan sepenuhnya dimatikan pada 12 Maret 2018 ini.

CATAT! Aplikasi Google Drive akan Dimatikan 12 Maret Ini, Begini Cara Baru Akses File Anda di Sana
istimewa
Ilustrasi Google Drive 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA- Sesuai pernyataan yang pernah dilontarkan Google bahwa aplikasi Drive (Google Drive) untuk desktop dipastikan tidak bisa lagi dinikmati mulai 11 Desember 2017 lalu.

Secara keseluruhan, perusahaan yang berkantor di Mountain View tersebut menegaskan bahwa aplikasi Drive akan sepenuhnya dimatikan pada 12 Maret 2018 ini.

Lalu bagaimana dengan file-file yang ada di Google Drive?

Google mengatakan bahwa pengguna yang menggunakan Drive di PC sudah mulai menerima pemberitahuan ini pada Oktober lalu.

Perusahaan mengalihkan pengguna pada dua layanan pengganti, yakni untuk kalangan bisnis atau konsumen.

Meski aplikasinya telah ditutup, Drive dipastikan tidak menghilang.

Pengguna tetap bisa mengaksesnya dari situs, aplikasi mobile atau layanan baru yang disebut Backup and Sync.

Fitur tersebut adalah program baru yang diiming-iming akan menyerap lebih banyak data dan sekaligus secara otomatis juga bekerja seperti aplikasi Google Photos Desktop Uploader.

Backup and Sync berfungsi layaknya Drive.

Pada intinya, aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk memanfaatkan layanan penyimpan awan (cloud) lebih besar sehingga perangkat hanya menjadi alat untuk mengambil, membuat, mengedit atau membagikan file.

Bagi pebisnis, Google merilis Drive File Streamers yang mampu menyimpan tempat di penyimpanan lokal yang akan tersinkronisasi dan mengunggah data di dalamnya.

"Ucapkan selamat tinggal pada sinkronisasi file yang memakan waktu dan kekhawatiran tentang sisa kapasitas penyimpanan," tulis Google saat memperkenalkan Streamer Drive dalam blognya.

Ini menunjukkan pertumbuhan layanan cloud sedang bertumbuh.

Di masa depan, file pengguna diprediksi akan berlabuh ke perangkat komputasi tunggal berkat layanan seperti Google Backup and Sync, Dropbox, Microsoft OneDrive dan Apple iCloud.

Pengguna tak perlu takut kehilangan laptop atau ponsel rusak karena data seluruhnya akan otomatis tersimpan di awan. (bbc indonesia)

Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help