Tak Pernah Terjadi Gempa Dahsyat 7,5 SR di Dataran Tinggi, Papua Nugini pun Umumkan Keadaan Darurat

Pemerintah Papua Niugini mengumumkan keadaan darurat untuk sejumlah Wilayah Dataran Tinggi yang hancur akibat gempa bermagnitudo 7,5.

Tak Pernah Terjadi Gempa Dahsyat 7,5 SR di Dataran Tinggi, Papua Nugini pun Umumkan Keadaan Darurat
twitter @MartynNamorong
Warga bergotong royong mencari korban gempa bumi di Papua Nugini. 

"Gempa ini menelan korban jiwa sekitar 50 orang, menurut laporan yang saya terima, dan menghancurkan banyak rumah," tambahnya.

Pihak berwenang di Kota Mendi, ibu kota Provinsi Dataran Tinggi Selatan menyatakan, setidaknya 11 warga setempat meninggal dunia.

Proyek pembangunan sumber daya terbesar juga berada dalam zona gempa.

Baca: Gempa Bumi Dahsyat 7,5 SR Landa Papua Nugini, Operasional Perusahaan Minyak dan Gas Ditunda

Exxon-Mobil terpaksa menghentikan sementara operasionalnya dan mengevakuasi staf yang tidak berkepentingan.

Mereka juga menerbangkan tim peninjau bencana ke wilayah tersebut untuk melihat dampaknya terhadap warga setempat.

Perusahaan Oil Search yang terdaftar di Australia juga harus menghentikan operasionalnya dan menarik stafnya dari lokasi.

"Kami harus mengevakuasi 20 lebih lokasi, yang melibatkan 600 orang lebih dalam 48 jam terakhir," kata Peter Botten, direktur Oil Search.

Industri pengeboran sumber daya alam kini menghadapi kecaman karena banyak warga setempat yang menyalahkan terjadinya gempa akibat adanya ekstraksi minyak dan gas.

Sebagian di antaranya mengancam akan melakukan demonstrasi.

Halaman
123
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved