Soal Berpakaian Melayu di Bandara. Kepala BUBU Hang Nadim: Kita Minta Tidak Hanya Pegawai

Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Suwarso mengatakan, akan menyosialisasi Perda lebih dulu di bandara

Soal Berpakaian Melayu di Bandara. Kepala BUBU Hang Nadim: Kita Minta Tidak Hanya Pegawai
Tribun Batam/Dedy SWD
Suwarso 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Peraturan Daerah Pelestarian Seni dan Budaya Melayu sudah disahkan DPRD Kota Batam.

Salah satu dari implementasi perda ini adalah anjuran berbusana Melayu di pelabuhan dan bandara, serta informasi di bandara menggunakan juga bahasa Melayu.

Terkait rencana itu, Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Suwarso mengatakan, akan melakukan sosialisasi lebih dulu dengan semua pihak.

Baca: Mau Diubah Menjadi Kawasan Wisata Kuliner. Taman di Kawasan Jodoh Boulevard Dibongkar

Baca: Putra Putri Bintan Gemilang 2018: Aku Lihat Mama Tepuk Tangan. Aku pun Jadi Berani!

Baca: Terkait Kasus Pencurian Uang. Ini Penjelasan Kepala BNI Cabang Tanjungpinang

"DPRD sudah ketuk palu akan diberlakukan perda tentang kebudayaan melayu. Salah satunya akan di usulkan ke pelabuh dan bandara," ujar Suwarso kepada Tribun, Minggu (4/3) via telepon.

Ia mengatakan biasanya waktu pemberitahuan tentang kedatangan pesawat biasanya dilakukan dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Nanti, akan diusulkan juga dalam bahasa melayu. Soal bahasa ini yang masih dalam proses pengkajian.

"Untuk pemberitahuan berbusana melayu sendiri, sebenarnya karyawan Badan Pengusahaan (BP) Batam sudah busana melayu setiap hari Jumat," katanya.

Suwarso mengatakan, secara bertahap akan menganjurkan kepada pengelola bandara, dan meminta seluruh penjual di toko-toko bandara, supir taksi juga menggunakan baju melayu.

"Jadi bukan hanya pegawainya," katanya.

Rencananya Selasa (6/3) nanti, akan mensosialisasikan perda ini kepada seluruh pengelola bandara, agar mereka mengetahuinya.

(rus)

Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help