Apa Isi Lima Kontainer yang Disegel Polisi di Pelabuhan Bintan? Ini Jawaban Pelni dan Pelindo

Peti kemas tersebut menurut informasi dimuat dari salah satu gudang di Tanjungpinang.

Apa Isi Lima Kontainer yang Disegel Polisi di Pelabuhan Bintan? Ini Jawaban Pelni dan Pelindo
tribun batam
Lima peti kemas atau kontainer yang ada di terminal Pelabuhan Kelas IIA Kijang, Bintan, disegel dengan diberi garis polisi. 

TRIBUNBATAM.id, BINTAN - Lima kontainer, empat di antaranya bertuliskan Pelni Logistic dan satu bertuliskan PIDC yang disegel dengan garis polisi di terminal peti kemas Pelabuhan Kijang, Bintan, masih belum diketahui isi di dalamnya.

Bahkan, Khoiruddin selaku Manager Bisnis dan Teknik Pelindo I Cabang Tanjungpinang, juga mengaku tidak tahu apa yang ada di dalam kontainer tersebut.

Saat dikonfirmasi TRIBUNBATAM.id, Rabu (7/3/2018), Khairuddin menjelaskan rencananya kontainer itu akan diangkut dengan Km Dorolonda yang sandar pada Sabtu (3/3/2018) atau lima hari lalu.

"Posisinya di hari Sabtu itu, mau dibawa dengan kapal KM Dorolonda, cuma tujuan pelabuhan mana nggak ada. Istilahnya, PT Pelni nanya ke kami, pak muatan kami ada lima box, muatan full ada lima box setelah muatan inti. Ya udah nanti kita bantu setelah kita tumpukan dulu,"kata Khairuddin.

Baca: Lima Peti Kemas Pelni Disegel Polisi di Pelabuhan Kijang Bintan, Barang Apa yang Ada di Dalamnya?

Baca: Banyak Pihak Usul Agar Pecahan 100 Dolar Australia Ditiadakan, Apa Sebab dan Dampaknya?

Soal isi barang, Pelindo menegaskan pihaknya tidak tahu sebab bukan kewenangan mereka membongkar barang. Pelindo hanya membantu mengatur barang.

Peti kemas tersebut menurut informasi dimuat dari salah satu gudang di Tanjungpinang.

Namun gudang yang terletak di mana, sampai saat ini belum diketahui.

"Ini muatnya di luar. Bukan di dalam pelabuhan kita,"tambah Khoiruddin.

Jawaban Pelni

Sementara itu pihak Pelni Tanjungpinang menyampaikan, pada hari Sabtu lalu ada order masuk pihak mereka untuk memuat kontainer.

Permintaan itu disampaikan ke bagian kooridnator lapangan di pelabuhan di Kijang.

"Memang hari Sabtu lalu ada yang mau order muatan disampaikan petugas koordinator Kami di pelabuhan. Aku bilang, OK asalkan sesuai prosedur. Tapi tak lama, sekitar satu jam kemudian petugas lapangan kami mengkonfirmasi kalau kontainer tak jadi naik naik, barang ditahan sama orang Reskrim (Reskrim Polres Bintan,"kata Putra Kencana, Manager Operasional PT Pelni Cabang Tanjungpinang.

Putra mengatakan, dirinya lega kontainer tersebut belum naik kapal saat ditahan polisi. (*)

Penulis: Aminnudin
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved