Motion

Bermula dari Obrolan Kedai Kopi, Sekarang Komunitas Ini Jadi Forum Diskusi

Dari kedai kopi, terbesitlah suatu ide untuk mengangkat aneka isu menarik ke dalam diskusi yang menarik dan membuka wawasan.

Bermula dari Obrolan Kedai Kopi, Sekarang Komunitas Ini Jadi Forum Diskusi
ISTIMEWA

IDE bisa datang dari mana saja, termasuk saat duduk kongkow di kedai kopi. Dari kedai kopi, terbesitlah suatu ide untuk mengangkat aneka isu menarik ke dalam diskusi yang menarik dan membuka wawasan.

Adalah Kelompok Diskusi Nusantara (KDN), salah satu komunitas yang lahir dari suasana kedai kopi. Kelompok Diskusi Nusantara atau KDN diawaki sejumlah akademisi dan sejumlah mahasiswa yang aktif di Kampus. Di antaranya adalah akademisi di Kampus Stisipol Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang.

KDN lahir pertengahan 2013. Dimulai dengan diskusi yang digelar di alun-alun Lapangan Relief Antam, Kijang Kota.

Ditemani cemilan rebusan ubi, peserta diskusi membahas isu-isu nasional yang dilokalkan. Cerita tentang alas tikar dalam diskusi ini menarik. Waktu sedang booming seruan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi yang dijabat Yuddy Chrisnandi.

Menpan RB waktu itu mengeluarkan kebijakan bahwa setiap rapat pemerintah seyogyanya menghadirkan makanan lokal indonesia seperti ubi rebus atau singkong rebus. Nah, diskusi KDN waktu itu mencoba menerapkan semangat itu dalam setiap kegiatan.

Baca: Jangan Sampai Salah Pakai Brush Make Up. Begini Cara Pilihnya

Baca: Ngemil Keripik Talas Pedas Bikin Nagih. Buat Sendiri Yuk!

Baca: Wanita Ini Kaget, iPhone Miliknya Terkunci Hampir 48 Tahun. Kok Bisa?

Peserta KDN belum terlalu banyak waktu itu. Sekitaran 14 hingga 15 orang. Kalau sekarang, diskusi KDN bisa hingga lebih 30 orang. Bahkan membludak karena tingginya antusiasme masyarakat ikut dikusi.

“Jadi meski kita konsumsinya cemilan rebus, tapi yang kita diskusikan isu-isu besar, tentang perbatasan, isu tentang Singapura. Karena kalau bicara Kepri kita kan kita sudah nggak berbicara kayak Indonesia yang lain. Sebenarnya kita kacamatanya sudah Singapura, sebagai sebuah negara yang maju,” kata Suherry, penggagas KDN.

Halaman
123
Penulis: Aminnudin
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help