DPR Minta Pemerintah Tinjau Ulang Pencabutan Aturan Tenaga Kerja Asing Sektor Migas

"Kalau dicabut, ini sama saja membiarkan memudahkan hadirnya pekerja asing dan menyingkirkan pekerja dalam negeri," ujar Anggota DPR RI Komisi VII.

DPR Minta Pemerintah Tinjau Ulang Pencabutan Aturan Tenaga Kerja Asing Sektor Migas
tribunbatam/septyan mulia rohman
Para pekerja di blok migas di Matak Base 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA- Pemerintah Presiden Jokowi telah mencabut aturan terkait tenaga kerja asing di sektor minyak dan gas.

Menanggapi hal ini, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta pemerintah mengkaji ulang pencabutan aturan tersebut.

Di sisi lain, pemerintah juga tengah mendorong Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari sisi sumber daya manusia.

Sekadar mengingatkan, Kementerian ESDM mencabut Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 31 Tahun 2013 tentang Ketentuan dan Tata Cara Penggunaan Tenaga Kerja Asing dan Pengembangan Tenaga Kerja Indonesia pada Kegiatan Usaha Minyak dan Gas Bumi.

Dalihnya, penghapusan dilakukan guna mempermudah prosedur masuknya TKA ke Indonesia dan mendukung masuknya investasi.

Baca: Tenaga Kerja Asing di Karimun Capai 3.210 Orang, Terbanyak dari Filipina. Ini Rinciannya

Baca: Apa Isi Lima Kontainer yang Disegel Polisi di Pelabuhan Bintan? Ini Jawaban Pelni dan Pelindo

"Permen 31/2013 sangat jelas mengatur bagaimana mengatur syarat ketat untuk memperkerjakan TKA di bidang migas. Kalau dicabut, ini sama saja membiarkan memudahkan hadirnya pekerja asing dan menyingkirkan pekerja dalam negeri," ujar Anggota DPR RI Komisi VII Rofi Munawar dalam siaran pers yang disampaikan Rabu (7/3).

Dia meminta Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) mengkaji ulang kebijakan tersebut.

Rofi menjelaskan, kebijakan memberi kemudahan kepada TKA secara garis besar berasal dari Kementerian Koordinator Perekonomian dengan alasan mendorong arus besar investasi masuk.

Halaman
12
Editor: Sri Murni
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help