Hujan Jarang Turun, Sumur-sumur di Galang Mulai Kering. Warga Jalan Kaki 2 Km untuk Dapatkan Air

Debit air di sumur warga mulai berkurang seiring tidak turunnya hujan, ditambah cuaca terik yang berlangsung hampir sepanjang hari

Hujan Jarang Turun, Sumur-sumur di Galang Mulai Kering. Warga Jalan Kaki 2 Km untuk Dapatkan Air
dok tribun
ilustrasi antre ambil air 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Hujan yang tak turun selama sebulan terakhir mulai memberi dampak pada ketersediaan air bersih untuk warga, terutama warga yang berada di Monggak Kecamatan Galang, yang masih mengandalkan air sumur untuk memenuhi kebutuhan harian.

Seorang warga Monggak, Rais (28) mengatakan kekurangan air mulai dirasakan sejak pertengahan Februari lalu.

Debit air di sumur-sumur warga mulai berkurang seiring dengan tidak adanya hujan, ditambah dengan cuaca terik yang berlangsung hampir sepanjang hari.

Baca: Drainase Tersumbat Sebabkan Genangan Air di Jalan Raya Tanjungpinang

Baca: Bali United vs FLC Thanh Hoa Rabu Siang Ini Pukul 14.30 WIB. Live di RCTI

Baca: Apa Isi Lima Kontainer yang Disegel Polisi di Pelabuhan Bintan? Ini Jawaban Pelni dan Pelindo

Untuk mengatasi permasalahan air ini, warga terpaksa mengambil air dari aliran bukit yang jaraknya cukup jauh. Mata air ini menjadi alternatif meskipun kualitasnya tidak sebaik air sumur.

"Inilah yang ada, air di kampung sudah kering, musim kemarau selalu susah air," katanya.

Dia dan warga terkadang harus mengantre untuk mengambil air di lokasi tersebut.

Terlebih ketika sore hari, karena warga tidak hanya mengambil air saja, namun ada juga yang mandi dan mencuci di aliran air yang terus mengalir ini.

Halaman
12
Tags
Galang
air
Penulis: Zabur Anjasfianto
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved