Soal Taksi Online, Ketua DPRD Batam Minta Respon Cepat Pemerintah: Jangan Tunggu Ramai

Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto mengatakan, dalam hal ini percepatan dan kecepatan pemerintah dalam memfasilitasi

Soal Taksi Online, Ketua DPRD Batam Minta Respon Cepat Pemerintah: Jangan Tunggu Ramai
TRIBUNBATAM/EFFENDY WARDOYO
Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kisruh transportasi berbasis aplikasi atau dikenal dengan taksi online di Batam belum kunjung selesai.

Dari waktu ke waktu ada saja gejolak penolakan terhadap keberadaan taksi online. Apa yang salah?

Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto mengatakan, dalam hal ini percepatan dan kecepatan pemerintah dalam memfasilitasi, menjadi hal yang wajib dilakukan.

Baca: BSM KC Tanjungpinang Serahkan Dana CSR Untuk Renovasi Musala SMAN 1 Teluk Bintan

Baca: Keren! Rayakan Ultah ke-7 ScooBi Kopi Darat di Pantai Morina Batam! Seru Banget Acaranya!

Baca: HEBOH Penyelam Inggris Berenang Bersama Tumpukan Sampah Plastik di Laut Bali. Videonya VIRAL

Dia melihat pemerintah masih kurang cepat memberikan respon.

"Suka atau tak suka, pemerintah harus menyesuaikan keperluan dan kebutuhan," ujar Nuryanto di ruangan kerjanya, Kamis (8/3/2018).

Fakta yang terjadi, lanjutnya, sebelum ada izin operasional angkutan, taksi online sudah beroperasional di jalan.

Dia minta, sebelum persoalan taksi online di Batam bertambah ramai, mestinya ada solusi yang diberikan.

Baca: Ini 10 Orang Terkaya di Indonesia Versi Forbes 2018! Duitnya Tembus Rp 200 T, Adakah Tetangga Anda?

Baca: Telkomsel Gelar Games Championship 2018, Ajang eSport Terbesar di Indonesia

Baca: Rekannya Meninggal Akibat Kecelakaan, Ratusan Driver Ojek Online di Batam Konvoi Antar Jenazah

"Jangan sampai menunggu setelah ramai baru sibuk. Sekarang inikan kejar-kejaran antara regulasi dan kemajuan teknologi. Sementara teknologi ini perkembangannya cepat," ujarnya.

Dia mengatakan, kisruh taksi online ini tidak hanya terjadi di Batam tapi juga di beberapa kota besar.(wie)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help