450 Unit Taksi Online Ditahan Dishub Batam, Yusfa: Tilang dan Penahanan Jadi Solusi

Untuk Batam sendiri, Yusfa menilai penindakan aturan lewat penilangan maupun penahanan kendaraan berbasis aplikasi, masih menjadi solusi.

450 Unit Taksi Online Ditahan Dishub Batam, Yusfa: Tilang dan Penahanan Jadi Solusi
tribunbatam/argianto da nugraha
Yusfa Hendri 

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Kisruh taksi online di Batam hingga saat ini belum mereda.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Yusfa Hendri tak memungkiri, persoalan ini tidak hanya terjadi di Batam.

"Hampir seluruh daerah juga menghadapi persoalan yang sama," kata Yusfa, Jumat (9/3)

Karena itu, langkah-langkah solutif yang ditawarkan masing-masing daerah juga berbeda.

Untuk Batam sendiri, Yusfa menilai penindakan aturan lewat penilangan maupun penahanan kendaraan berbasis aplikasi, masih menjadi solusi.

Kendatipun di lapangan, tak bisa dipastikan kendaraan yang ditilang, tak berulang ditilang lagi.

"Memang saat ini ada edaran dari Dirjen, supaya sementara ini tak dilakukan penangkapan. Tapi bagi Batam ini solusi sementara waktu yang bisa meredam, dan menciptakan situasi kondusif," ujarnya.

Jika angkutan berbasis aplikasi ini dibiarkan beroperasi tanpa izin, dikhawatirkan akan menimbulkan pergesekan yang lebih besar lagi di lapangan.

Ujung-ujungnya bisa mengganggu stabilitas di daerah.

Lebih lanjut, Yusfa mengatakan sejak November tahun lalu hingga saat ini, setidaknya sudah ada 450 lebih kendaraan berbasis aplikasi online yang ditilang kepolisian dan ditahan di Dinas Perhubungan.

"Mereka ditangkap karena tetap beroperasi mengangkut dan menurunkan penumpang. Meskipun belum mengantongi izin," kata Yusfa.

Dari jumlah itu, di antaranya sudah dikembalikan ke pemiliknya.

Terlebih dahulu melalui proses sidang tilang di Pengadilan Negeri Batam.

Yusfa menyadari, ke depan harus ada langkah yang lebih solutif menyelesaikan persoalan yang terjadi saat ini. (*)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved