Benarkah Buat Kelong? Satpolair Bintan Tangkap 70 Kayu Diduga Ilegal dari Lingga!

Kayu-kayu itu dari Kampung Mentengah Lingga hendak di bawah kedaerah Malang Rapat, Gunung Kijang

Benarkah Buat Kelong? Satpolair Bintan Tangkap 70 Kayu Diduga Ilegal dari Lingga!
tribunbatam/aminnudin
Petugas Satpolairud Bintan amankan 70 log kayu dari Lingga, Jumat (9/3/2018) 

TRIBUNBATAM.id, BINTAN-Sedikitnya 70 batang kayu ukuran sekira 13 meter diamankan Satuan Polairud Polres Bintan, Jumat (9/3/2018). Kayu tersebut diamankan sekira pukul 02.00 WIB.

Kasatpolair Bintan AKP Norman DJ mengatakan, 70 kayu ilegal mereka amankan di perairan luar Pulau Kelong, Bintan Pesisir saat melakukan patroli rutin. "Kami amankan saat melakukan patroli rutin," kata Norman.

Baca: Heboh! 8 Tahun Jadi Anggota DPR RI, Terungkap Segini Kekayaan Primus Yustisio!

Baca: Nekat Keroyok Pilot TNI AU! Preman-preman Ini Jatuh Pingsan Ketakutan Dihajar Jet Tempur F-16!

Baca: Inilah 3 Informasi Terbaru Pendaftaran CPNS 2018, Nomor 3 Simak Baik-baik! I

Baca: Terungkap! Beginilah Pendidikan Prajurit Komando TNI: Tidak Kenal Pangkat, Mengejutkan Ritualnya!

Pengungkapan ilegal loging ini bermula ketika jajarannya melakukan patroli sejak Kamis sore kemarin. Tepat di koordinat 104" 41.247" E dan 0" 49.419" N, pihaknya kata dia, mendapati ada sebuan sampan pompon berjalan lambat.

Saat didekati sambung Norman, ternyata pada bagian belakang terdapat tumpukan kayu gelondongan yang ditarik dengan sampan tersebut.

"Berdasarkan keterangan dari ketiga orang yang kita amankan, kayu-kayu itu dari Kampung Mentengah Lingga hendak di bawah kedaerah Malang Rapat, Gunung Kijang," kata Norman, Jumat pagi.

Karena pengangkutan kayu-kayu yang diperkirakan panjangannya mencapai 13 meter tanpa dokumen lengkap, kemudian Norman berujar,

kayu dan ketiga orangnya langsung diamankan guna pemeriksaan lebih lanjut. "Informasinya untuk buat kelong apung di Kawal," katanya.

Kayu-kayu gelondongan dan ketiga orang tersebut kata Norman masih diamankan di Kantor Satpolair Polres Bintan untuk diperiksa lebih lanjut. Ketiganya terancam dijerat pasal tentang pengangkutan hasil hutan tanpa dilengkapi izin ataupun dokumen.(*)

Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved