Lima Fakta Guru Dianiaya Murid hingga Masuk Rumah Sakit. Nomor 5: Bu Guru Tetap Sayang

Penganiayaan dilakukan siswa SMP ini membuat guru harus dirawat di rumah sakit. Peristiwa terjadi di sekolah swasta di Pontianak Timur

Lima Fakta Guru Dianiaya Murid hingga Masuk Rumah Sakit. Nomor 5: Bu Guru Tetap Sayang
KOLASE/TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Nuzul Kurniawati saat dalam perawatan di RSUD Dr Soedarso, Jalan Dr Soedarso, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (7/3/2018). 

Pihak sekolah menurutnya melakukan perannya untuk memediasi kedua belah pihak.

Ia menceritakan pada awalnya pelaku nama NF main ponsel saat jam pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) dan guru yang mengajar menegurnya namun tak dihiraukan.

Guru tersebut keluar dan masuk ke ruang guru serta melaporkan kejadian pada guru lainnya yaitu Nuzul Kurniawati.

Nuzul pun pergi ke kelas untuk menasehati pelaku.

Mungkin pelaku tersinggung sehingga melemparkan kursi dan Nuzul juga secara refleks menghempaskan ponsel pelaku.

Pelaku kemudian tak terima yang kemudian mengambil ponselnya dan melemparkan pada gurunya.

Baca: Heboh! Aktor Tampan Lee Dong Wook Kencani Suzy! Mengejutkan Alasannya!

Baca: Orang Terkaya di Indonesia! Harta Tembus Puluhan Triliun, Dua Raja Media Ini Tempel Duo Hartono!

4.  Jadi Pembelajaran

Direktur Yayasan Nandiya Nusantara Kalbar, Devi Tiomana angkat bicara soal kasus penganiayaan murid terhadap seorang guru SMP Swasta Darussalam di Jalan Tani Pontianak Timur.

Menurutnya harus ada sanksi yang bisa memberikan efek jera terhadap pelaku.

Dengan harapan kejadian tersebut tidak terulang.

"Harus diproses dan titip di Lapas anak biar jadi pembelajaran," ujar Devi, Kamis (8/3/2018).

Ketentuan ini, lanjut Devi telah diatur dialam perundang-undangan sehingga boleh dilakukan,

"UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak membolehkannya," jelasnya.

Dalam hukum, jelasnya, setiap orang bisa terjerat pidana dan tidak kebal hukum.

"Biar anak bawah umur juga tidak bisa semena-mena. Juga biar semua orang tidak memanfaatkan celah umur melakukan perbuatan melawan hukum," ujarnya.

Ia berharap kepada pihak berwajib memproses kasus ini lebih seksama.

"Penyidik wajib memahaminya, diversi wajib diupayakan. Tapi jika korban menolak, proses hukum harus tetap berjalan," pungkasnya.

5. Maaf dari Ibu Guru

Nuzul Kurniawati, korban penganiayaan muridnya di SMP Darussalam Jalan Tani Pontianak, masih terbaring di asbang RSUD Soedarso Pontianak, Kamis (8/3/2018).

Nuzul mengesahkan kejadian dari awal hingga ia pingsan dan dibawa ke rumah sakit. 

Walaupun ia diperlakukan tak wajar oleh siswanya, Nuzul menyebut ia tetap sayang dengan siswa NF yang telah membuatnya cedera. 

Bahkan ia memaafkan secara pribadi atas perbuatan NF. Namun proses hukum tetap harus berlanjut. (*)

Artikel ini telah tayang di tribunpontianak.co.id dengan judul 5 Fakta Ibu Guru di Pontianak Dianiaya Siswanya! Dari Ruang Perawatan Korban Titip Kata Sayang

Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved