Pansus Nelayan DPRD Anambas Sowan ke Gubernur Kepri! Ini Bocoran Hasil Pertemuannya!

Pansus nelayan DPRD Anambas bertemu dengan Gubernur Kepri. Ini hasil pertemuannya!

Pansus Nelayan DPRD Anambas Sowan ke Gubernur Kepri! Ini Bocoran Hasil Pertemuannya!
Ist
Pertemuan Pansus nelayan DPRD Anambas dengan Gubernur Kepri 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS-‎Panitia Khusus (Pansus) nelayan DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas meminta percepatan pembentukan cabang dinas kelautan dan perikanan Provinsi Kepri di Anambas.

Hal ini disampaikan Pansus DPRD saat bertatap muka dengan Gubernur Kepri Kamis (8/3/2018) kemarin. Ketua pansus, Rocky Hasudungan Sinaga mengatakan, percepatan pembentukan cabang dinas Provinsi di Anambas diharapkan agar fungsi pengawasan lebih efektif serta lebih efisien.

"Pak Gubernur merespon positif usulan ini. Bahkan Beliau memerintah Kepala OPD terkait untuk segera menunjuk dan melantik cabang dinas. Bahkan bila perlu, pelantikannya di Anambas," ujarnya Jumat (9/3/2018).

Baca: Kekecewaan DPC HNSI Anambas pada Pansus DPRD: Kami Tidak Pernah Dilibatkan

Baca: Soal Tudingan HNSI Anambas, Pansus DPRD Bereaksi! Begini Penjelasan Ketua Pansus Nelayan!

Baca: Inilah 3 Informasi Terbaru Pendaftaran CPNS 2018, Nomor 3 Simak Baik-baik!

Baca: Jangan Panik! Penyakit Asam Urat Dapat Diatasi Lewat 3 Ramuan Alami! Ini Rahasia Membuatnya!

Pansus yang terdiri dari sepuluh orang anggota DPRD ini, juga mengkoordinasikan kepada Gubernur Kepri untuk memperhatikan proses perizinan, pengawasan, penindakan sampai pencegahan kapal-kapal nelayan di atas bobot 30 GT dari luar Provinsi yang beroperasi di zona 12 mil dari pulau terluar Kabupaten Kepulauan Anambas.

Pansus juga menilai ‎perlunya dilakukan kajian terhadap penggunaan jaring lonceng agar pengunaan jaring tersebut memilik kepastian hukum serta memiliki legalitas untuk menghindari konflik horizontal yang nota bene nya nelayan nelayan tradisional Kabupaten Kepulauan Anambas yang pada saat ini masih kebingungan atas penggunaan jaring lonceng tersebut.

"Termasuk usulan untuk memperluas wilayah jalur penangkapan ikan tradisonal 12 mil menjadi lebih kurang 30 mil agar dapat meningkatkan pendapatan nelayan tradisional.

Termasuk menjaga kelestarian ekosistem laut dan menjaga kearifan lokal yg telah lama dipelihara oleh nenek moyang nelayan Anambas yang menangkap ikan dengan menggunakan pancing ulur," ungkapnya.

Politisi Partai Golkar ini mengatakan, tujuan pertemuan dengan Gubernur Kepri untuk mengkonsultasi serta mengkoordinasikan ke Gubernur dan DPRD Provinsi Kepri atas

hasil pertemuan dengan HNSI dan perwakilan masyarakat nelayan di Anambas. Selain melakukan konsultasi, pansus juga mengoordinasikan akan pembangunan sentra pelabuhan di Anambas.

Hal ini diakuinya penting agar pengawasan lebih mudah dan terkonsentrasi serta dapat meningkatkan pendapatan asli daerah melalui pungutan restribusi. Pemerdayaan nelayan Anambas untuk peningkatakan kesejahteraan masyarakat nelayan, khususnya nelayan tradisional.

"Kami juga meminta Gubernur untuk memperhatikan SIPI andon yang beroperasi di Anambas. Kami juga mendorong agar Dukungan anggaran untuk pengawasan di Dinas Kelautan dan perikanan Provinsi lebih diprioritaskan," bebernya seraya mengatakan telah mengkoordinasikan hal ini ke DPRD Provinsi Kepri.(*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help