Organda Kepri: Solusi Perdamaian agar Batam Kondusif dan Transportasi Aman dan Nyaman

acara tersebut bertujuan untuk kebaikan bersama mencari solusi dan perdamaian.

Organda Kepri: Solusi Perdamaian agar Batam Kondusif dan Transportasi  Aman dan Nyaman
dailypost
ilustrasi. taksi 

TRIBUNBATAM.id - Terkait pemberitaan Tribun Batam pada hari Sabtu, 10 Maret 2018, Kami dari Organda Kepri ingin mengklarifikasi.

Bahwa pertemuan menuju damai antara taksi konvensional dengan angkutan sewa khusus online di hotel Mansion Batam dipimpin KaBalai Perhubungan Darat wilayah Riau Kepri bukan Dirjen Perhubungan Darat.

Acara tersebut dihadiri oleh Organda Kepri, Kadishub Batam, Ditlantas Polda, Bidang Darat Dishub Kepri, para ketua forum taksi dan pangkalan se-kota Batam , perusahaan mitra aplikasi online dan beberapa pengemudi online dan konvensional.

Syaiful, Ketua Organda Kepri mengatakan acara tersebut bertujuan untuk kebaikan bersama mencari solusi dan perdamaian.

“Alhamdulillah acara berjalan dengan baik , bicaranya santun dan mulai mendapatkan jalan keluar,”kata Syaiful dalam rilis yang diterima Tribun, Sabtu (10/3/2018).

Ia menuturkan Dirjen Perhubungan Darat , Budi Setyadi datang pada malam hari karena meninjau galangan kapal di Batam yang merupakan kegiatan kementerian

“Kabalai, Dishub Batam, Dishub Kepri dan Organda meminta  waktu beliau untuk diskusi. Kami  menggelar diskusi terbatas dan mendapat pencerahan,” jelasnya.

Sebelum pertemuan taksi online dan  konvensional digelar,  sudah dilayangkan undangan kepada perusahaan mitra aplikasi online seperti Grab, Gocar dan Uber.

“Terkait dengan ADO (Asosiasi Driver Online) tidak ada niat kami untuk tidak melibatkan mereka. Saya berpesan kepada teman-teman  di Batam  untuk melibatkan semua pihak. ,” katanya.

Ia mengatakan pihaknya memiliki niat baik mencari jalan keluar menuju perdamaian agar Batam kondusif dan transportasi  aman dan nyaman 

“Kegiatan menuju damai tersebut tidak putus satu kali pertemuan dan akan kami gelar pertemuan berikutnya dan Insya Allah kami akan melibatkan semua pihak termasuk ADO,”ungkapnya  

Dalam pertemuan tersebut juga sudah sepakat membuat group Whatsapp yang terdiri dari Organda, Dishub, Kabalai, Ketua Forum Taksi pangkalan , Forum taksi online dan kepolisian  agar bisa saling silahturahmi dan komunikasi satu sama lainnya

Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help