Mustika Rasa

Martabak San Fransisco Miliki 15 Topping Pilihan. Gurihnya Sulit Dilupakan

Martabak San Fransisco mempunyai banyak varian rasa. Mulai green tea, red velvet, pasta, coffee capucino dan lainnya.

Martabak San Fransisco Miliki 15 Topping Pilihan. Gurihnya Sulit Dilupakan
TRIBUNBATAM/MONA ANDRIANI

SIAPA yang tak kenal Martabak San Fransisco. Martabak yang sangat terkenal di Bandung tersebut juga menyiapkan aneka citarasa martabak dengan banyak topping bagi warga Batam.

Tak hanya terkenal dengan kelezatannya, martabak San Fransisco juga pernah menyabet rekor ORI.
Di Batam sendiri, Martabak San Fransisco dipegang oleh Budi, anak bungsu dari generasi kedua penerus martabak San Fransisco.

"Kalau di Bandung penerusnya ibu dan kakak. Martabak ini sudah ada selama 50 tahun. Jadi namanya untuk di Batam Martabak San Fransisco bungsu karena anak paling kecil dan ikut meneruskan usaha keluarga juga," ujar Budi, pemilik Martabak San Fransisco yang ada di Batam.

Asal mula nama Martabak San Fransisco tersebut, menurut Budi berasal dari generasi pertama yaitu Pak Ajun yang memberi nama San Fransisco terinspirasi dari lagu Scott McKenzie yang berjudul San Fransisco.

Dan akhirnya diteruskan oleh Kakak dari Budi yaitu Buyung Hartanto, dan juga diteruskan oleh Budi sebagai anak bungsu.

Selain konsisten dengan rasa dan melakukan regenerasi terhadap penambahan rasa. Martabak San Fransisco sudah memecahkan Original Rekor Indonesia (ORI) dengan membagikan martabak terbanyak se- Indonesia. Acara berlangsung di depan Gedung Sate, Bandung.

Martabak yang dibagikan sebanyak 7.200 potong. Satu orang mendapatkan satu potong martabak secara gratis. Bahan baku yang dihabiskan dalam pemecahaan rekornya sekitar 1.200 butir telur, 250 kg mentega dan 250 kg tepung.

"Martabak San Fransisco dibawa ke Batam untuk memperkenalkan martabak Bandung kepada masyarakat kota Batam. Kalau adonan martabak menggunakan bahan berkualitas. Takaran juga konsisten dari yang ada di Bandung dan Batam," ujarnya.

Seperti adonan martabak lainnya, Martabak San Fransisco juga mempunyai varian rasa lain yang sudah ada di Bandung dan dibawa ke Batam. Mulai green tea, red velvet, pasta, coffee capucino, black forrest, tiramisu, dan taro cheese. Dan untuk topping mempunyai lebih dari 15 topping martabak dari ukuran small, medium dan large.

Martabak San Fransisco mempunyai tekstur yang tidak terlalu tebal, rasanya gurih dan crunchy. Bagian pinggirnya terasa begitu garing sementara di dalamnya begitu lembut. Topping yang ada di dalamnya terasa sangat menyatu dengan adonan martabak yang begitu gurih.

"Kalau dalam membuat martabak harus menggunakan bahan yang berkualitas agar rasanya juga konsisten dengan bahan yang digunakan," ungkap Budi.

Martabak San Frasisco yang dibuka setiap hari ini juga menyediakan martabak telur dengan berbagai macam pilihan isian. Seperti daging ayam, daging sapi, jagung hingga jamur.

Martabak asin dinikmati bersama saus pedas, asam manis khas Bandung yang dibuat sendiri. Dibuka dari pukul 13.00 sampai 23.00 WIB. Martabak Fransisco terletak di Komplek Hup Seng Blok A No 9 Jalan Engku Puteri Batam Center. Samping Sop Ikan Yong Kee. (*)

Resep Membuat Adonan Martabak
Bahan:
1 kg tepung terigu
3 butir telur ayam
280 gram gula
Air secukupnya
Soda kue secukupnya

Cara Pembuatan:
1. Aduk hingga mengembang antara telur gula dan soda kue
2. Setelah mengembang, masukan tepung dan air secukupnya.
3. Tutup adonan, diamkan hingga adonan mengembang
4. Oleskan teflon dengan mentega
5. Tuang adonan ke dalam teflon, ratakan, tabur gula pasir. Gunakan api keci
6. Tutup adonan sampai adonan matang
7. Oleskan dengan mentega, potong hingga beberapa bagian
8. Berikan topping sesuai selera. (*)

Penulis: andriani
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help