Viral di Medsos. Kisah Pilu Istri Ceritakan Suami Meninggal saat Masih Jadi Pengantin Baru

Sebuah kisah pilu yang dibagikan oleh akun Facebook bernama Dyah Putri Utami menjadi viral di media sosial

Viral di Medsos. Kisah Pilu Istri Ceritakan Suami Meninggal saat Masih Jadi Pengantin Baru
Kolase/TribunWow/Facebook/Dyah Putri Utami

Melihat kondisimu, yg tdk kunjung reda sesaknya dan sktnya, dokter memutuskan untuk merawatmu di HCU dan bs dilakukan sinar radiasi segera, kta menunggu antrian ruangan HCU penuh, sembari menunggu, lalu mengeluh sesak nafas dan skt di dada pukul 10:00, akhrnya perawat memasangkan monitor dan suntikan obat pereda, ak hanya menyuruhmu

"tdr sayang, biar ga kerasa skt gih buat istirahat", tp km sempat menyebut lailahailaallah. Km saat sblm tdr menanyakan "ayah kuat kan mi?, ak jawab iya kuat kok kuat".

dalam hatiku maafkan ak yg tdk prnh memberitahumu bahwa km stadium 4, ak brfikir dg km tdk tau, km akan lebih brfikir positif untuk sembuh.

Setelah satu jam kemudian (11:00) km bangun kaget, ak tnya kenapa ayah, km hny geleng dan ak suruh istighfar km masih bisa, tiba2 km sesak dan dg mata kosong ga hiraukan ucapanku lalu tersenyum manis.

Tiba2 monitor bunyi, nafas turun, nadi naik drastis, suster dokter semua menyiapkan ke ICU, saat itu aku membisikimu.

"kuat ayah kuat, katanya km akan brtahan buat mimi" lalu kondisi di alat monitor mulai stabil kembali namun km dalam kondisi koma.

Dibawalah km ke ruang ICU dg kbr oleh dokter kemungkinan terburuk, ak hny sendiri saat itu sambil menangis dan menunggu klrga dtg di depan ruang ICU.

Di sisi lain krn ak ga tenang dg keadaanmu di ICU, ak mencari dokter2 yg menangani km di lantai 1 sambil menangis, ak memohon dg salah satu dokter

"dok, tolonglah suami saya, saya mohon apapun dilakukan" dan dokter it menjawab

"maaf mba kami sudah lakukan smua yg trbaik, kami hny manusia, hny doa n mukzizat yg bs menolong suaminy saat ini, maafkan saya ya mba" dokter it sambil menangis menggenggam tanganku dan pergi.

Pukul 21:00 ak bacakan km yasin yg terakhir ternyata, saat itu ak merasa km dekat bgt dihati, dalam hati ak blg

"ayah bangun, jngn tdr trs, ingt mimi, hrs kuat" lalu menghilang, dan ak lanjut untuk tdr.

Pukul 23:00 tiba2 perawat memanggil, bahwa kondisi km mulai menurun, terutama nadi menjadi hanya 60an, suster sampaikan hal trburuk pada kami, kakiku lemas, menangis, terpuruk di lantai, yg lainnya mencoba menuntunmu untuk pergi tp aku tdk, lalu mamah dan nenek memanggilku.

"mngkin km yg dia cari put, coba ikhlas" dg berat sungguh berat ku bisikkan ditelingamu

"ayah, mimi ikhlas klo ayah mau pergi, ayah yg tenang ya di sana, nnti tunggu mimi ya, mimi relakan ayah pergi dl" lalu ak bacakan lailahailaallah muhammadarosullulah 3x, perlahan nadi km menurun dan menurun, ak kecup kening km ak blg.

"selamat tinggal, selamat berjumpa lg ditmpt yg lebih indah", lalu air mata sedikit keluar dan nafasmu perlahan hilang dg lembut dan tersenyum, nadi km nol, dokter blg dia sudah tdk ada bu, ak masih ga prcya, ak pegang dadanya memastikan tdk nafas barangkali salah, dtegaskan lg dokter blg ikhlas y bu, lemah kaki ini berdiri, nangis ga terbendung, ak sendiri yg mengantarmu pergi.

Ketika memandikan jenazahmu, semua org berkata subhanallah, reksa gagah, semakin ganteng, senyum, putih, bersinar, badan ga pucat mayat tp kuning bersinar sprti hidup, ak trs memastikan dadanya tdk bernafas, di tengah2 dimandikan, ak brtanya

"papah, reksa udh ga nafas kan" , smua org pd melihatku sprti kasian, ak tdk bs menerima knyataan sperti mimpi.

Aku kecup kening jenazah km untuk yg terakhir sblm dikebumikan.

Ketika dibawa keranda km, ak hnya bs teriak menangis

"km mau dibawa kemana ayah", udara sangat sejuk saat itu, tp ketika sudah dikebumikan, udara panas lg, km memang lelaki pilihan Allah, smoga km udah bahagia ga kesakitan lg ya syg dan husnul khotimah, sampai jumpa kembali di sana syg tetap menjadi bidadari surgamu ya.

Aku sangat syg km reksa. Selamat jalan suamiku, hatimu memang selalu tulus dg siapapun, baik, jujur, memperlakukan ak selalu istimewa, ibadah tdk prnh putus dan selalu istighfar, 
Allah sudah merindukanmu trnyata, Dia lebih menginginkanmu, Suami terindahku

Dariku, istri yg teramat mencintaimu Dyah Putri Utami , caraku mencintaimu saat ini adl doaku yg tak pernah putus untukmu... I Love u" tulis Dyah Putri Utami.

Sontak unggahan ini langsung mendapatkan banyak tanggapan dari para netizen lainnya.

Tak sedikit dari mereka yang merasa bersimpati dengan apa yang dialami Dyah Putri Utami.

Dent Tain: Smoga khusnul khotimah, kluarga yg ditinggalkn diberi kesabaran, Aamiin

Rha Hernaa: salut sama mbak nya , luar biasa banget... yg sabar mbak ya, sampe netesin air mata baca nya juga...

N Dah Ningrum: Mbak wanita yg sangat hebat..klo aq pd posisi mbk..mengingatnya aza ngga sanggup..

Lindhaa Ahmad: Sedih aq bacanya smbil nangis..smoga di trima di sisi ALLAh swt..aamiinn

Berdasarkan pantauan tim TribunWow.com hingga kini, Minggu (11/3/2018) pukul 20.37 WIB, unggahan ini sudah dibagikan lebih dari 46 ribu kali dan mendapatkan lebih dari 35 ribu komentar. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Kisah Pilu Istri Ceritakan Suami Meninggal saat Keduanya Masih Jadi Pengantin Baru Viral di Medsos, http://wow.tribunnews.com/2018/03/11/kisah-pilu-istri-ceritakan-suami-meninggal-saat-keduanya-masih-jadi-pengantin-baru-viral-di-medsos?page=all.
Penulis: Natalia Bulan Retno Palupi
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi

Editor: nandarson
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help